Ribuan Karyawan Perhutani Geruduk Pusdikbang SDM Madiun, Tuntut Kesetaraan Gaji & Direkturnya Mundur

Ribuan Karyawan Perhutani Geruduk Pusdikbang SDM Madiun, Tuntut Kesetaraan Gaji & Direkturnya Mundur.

Ribuan Karyawan Perhutani Geruduk Pusdikbang SDM Madiun, Tuntut Kesetaraan Gaji & Direkturnya Mundur
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Ribuan karyawan perhutani menggelar unras di Pusdikbang SDM Perhutani, Kota Madiun 

Ribuan Karyawan Perhutani Geruduk Pusdikbang SDM Madiun, Tuntut Kesetaraan Gaji & Direkturnya Mundur

TRIBUNMADIUN.COM, MADIUN - Sekitar 1500 Serikat Karyawan (Sekar) Perhutani menggelar unjuk rasa di Pusat Pendidikan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Pusdikbang SDM) Perhutani di Jalan Rimba Mulya, Kota Madiun, Rabu (29/1/2020) pagi.

Usai memperingati hari lahir (Harlah) ke -15 Sekar Perhutani, di Stadion rombongan pengunjuk rasa bergerak menuju Pusdikbang SDM Perhutani dengan berjalan kaki. Massa membawa spanduk dan poster berisi tuntutan.

Di antaranya, turunkan Dirut Perhutani, menuntut kesejahteraan dan kenaikan gaji, serta sejumlah tuntutan yang lain.

Harga Cabai Rawit di Madiun Tembus Rp100 ribu/Kg

RSUD dr Soedono Kota Madiun Ditunjuk Pemprov Jatim Jadi Rujukan Pasien Terinfeksi Virus Corona

Terserempet KA Gajayana, Tangan Siswa SD di Kediri Patah, Begini Penjelasan PT KAI Daop 7 Madiun

Ribuan demonstran kemudian menggelar orasi di halaman Pusdikbang SDM Perhutani dengan tertib. Sejumlah anggota kepolisian dari Polres Madiun Kota tampak berjaga di lokasi.

Ketua Umum Sekar Perhutani Muhamad Ikhsan mengatakan, aksi demo pagi itu untuk menuntut sejumlah tuntutan. Di antaranya meminta direksi Perhutani agar memperbaiki kesejahteraan karyawan.

"Tuntutan yang pertama, kita ingin perbaikan kesejahteraan terutama gaji, jadi kalau karyawan itu kan gaji ya bukan upah. Jadi harusnya gajinya karyawan Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat itu harusnya setara, tidak boleh berbeda terlalu jauh," kata Ikhsan, saat ditemui di lokasi.

Dia mencontohkan, Perhutani Jawa Tengah merupakan penyokong pendapatan tertinggi di Perum Perhutani. Meski demikian, karyawan di wilayah Jawa Tengah lebih rendah dibandingkan Perum Perhutani wilayah lainnya, karena gajinya didasarkan UMR.

"Teman-teman di Jawa Tengah minta penyetaraan gaji. Kami juga minta sistem penggajiannya diperbaiki," katanya.

Tuntutan yang lainnya, yaitu agar direksi Perum Perhutani memperbaiki pengelolaan hutan. Sebab, mereka menilai selama ini Perum Perhutani hanya berorientasi pada laba saja, dan tidak menjalankan tugas kewajiban Perum Perhutani.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved