Sidang Kasus Mutilasi di Pasar Besar Malang Ditunda, Jaksa Belum Siap: Perlu Waktu

Sidang terdakwa mutilasi di Pasar Besar Kota Malang ditunda, jaksa mengaku butuh waktu menyusun surat tuntutan.

Sidang Kasus Mutilasi di Pasar Besar Malang Ditunda, Jaksa Belum Siap: Perlu Waktu
TRIBUNJATIM.COM/Aminatus Sofya
Sugeng Santoso saat berada di Pengadilan Negeri Malang. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan terhadap terdakwa mutilasi di Pasar Besar  Malang, Sugeng Santoso, ditunda. 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus Sugeng, Wanto Hariyono, menerangkan masih membutuhkan waktu untuk menyusun surat tuntutan, “Selain itu kami masih juga masih merekap keterangan saksi-saksi,” kata Wanto, Rabu (29/1/2020).

Sidang tuntutan, imbuhnya, ditunda hingga Senin, 3 Februari 2020.

Glowing Ala Idol Korea Tak Perlu Mahal, Skincare Laily Manfaatkan Daun Bidara Gantikan Pitera

Meriahkan Peringatan Hari Gizi Nasional, 1000 Balita Dapat Pelayanan Gratis di Posyandu

Wanto Hariyono berjanji surat tuntutan akan selesai saat sidang tunda digelar.

“Iya Senin sudah selesai,” ujarnya.

Sementara itu, penasihat hukum Sugeng Santoso, Iwan Kuswardi mengatakan sabar menunggu uraian JPU untuk membuktikan tentang pasal pembunuhan yang didakwakan.

Wanita Hamil Ditemukan Tewas di Perumahan Griya Amerta Malang, Darah Tercecer di Lantai Rumah

Kecanduan Sabu-sabu, Sales Madu di Surabaya Ini Diringkus Polisi

“Mudah-mudahan kalimat pertama Sugeng yang diucapkan saat sidang eksepsi bisa dibuktikan jaksa,” kata Iwan.

Kalimat Sugeng yang dimaksud Iwan adalah tentang pembuktian yang tidak pernah pernah usai.

Kalimat itu dilontarkan oleh pria asal Jodipan itu saat menjawab eksepsi atau jawaban atas tuntutan JPU.

Penulis: Aminatus Sofya

Editor: Heftys Suud

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved