Kayu Tungku Terbakar, Rumah di Kota Batu Ludes Terbakar, Puluhan Ayam Mati Terpanggang

Kayu Tungku Terbakar, Rumah di Kota Batu Ludes Terbakar, Puluhan Ayam Mati Terpanggang.

Kayu Tungku Terbakar, Rumah di Kota Batu Ludes Terbakar, Puluhan Ayam Mati Terpanggang
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Petugas tengah berupaya memadamkan api yang membakar rumah Sukarnadi di tengah hujan ringan, Kamis (30/1/2020) 

Kayu Tungku Terbakar, Rumah di Kota Batu Ludes Terbakar, Puluhan Ayam Mati Terpanggang

TRIBUNBATU.COM, BATU - Kebakaran rumah terjadi di saat Kota Batu tengah hujan, Senin (30/1/2020).

Kebakaran itu terjadi di Jl Darsono 03/X, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu sekitar pukul 13.10 wib.

Kepala Seksi Logistik BPBD Kota Batu Achmad Choirur Rochim menjelaskan, kebakaran diduga akibat kayu yang berada di dekat tungku terbakar.Kayu yang terbakar tersebut memicu api semakin besar dan mengakibatkan rumah terbakar.

Hujan Deras Landa Kota Batu, Sejumlah Tempat Wisata Terjadi Longsor

Angkutan Gratis Bagi Pelajar Kota Batu Belum Bisa Terealisasi Tahun Ini, Pemkot Diminta Serius

VIRAL VIDEO Ban Mobil di Cikarang Raib Dicuri & Diganti Tumpukan Batu, Polisi Langsung Turun Tangan

“Saat itu korban sedang merebus air dengan menggunakan tungku kemudian ditinggal. Tungku yang letaknya dekat dengan kayu bakar menyebabkan api menjalar dan terjadi kebakaran,” ujar Rochim, Kamis (30/1/2020).

Pemilik rumah adalah Sukarnadi. Saat peristiwa kebakaran terjadi, Sukarnadi tengah tidur di rumah. Begitu mengetahui api melalap rumahnya, ia langsung bergegas menyelamatkan anggota keluarga yang sedang tidur di dalam.

Dalam laporan yang dikeluarkan BPBD Kota Batu, Sukarnadi mengalami luka bakar ringan di lengannya. Ada 50 ekor ayam yang tidak bisa diselamatkan. Ayam-ayam tersebut adalah peliharaannya karena Sukarnadi berbisnis jual ayam.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran Kota Batu Muhammad Abdillah Alkaf menerangkan api cepat membesar karena tertiup angin yang cukup kencang. Kandang ayam yang berada di lantai dua dengan cepat ikut terbakar.

"Api berhasil padam setelah kami menurunkan empat mobil pemadam kebakaran," jelasnya.

Slamet Abidin, warga sekitar mengaku membangunkan penghuni rumah saat mengetahui ada kepulan asap dan kobaran api. Saat itu, Slamet tengah mengupas jeruk di dekat lokasi kebakaran.

“Waktu melihat asap, saya masuk ke rumah yang terbakar untuk memberi tahu penghuni rumah," terang Slamet Abidin.

Penulis : Benni Indo

Editor : Sudarma Adi

Penulis: Benni Indo
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved