Dirut PDAM Giri Tirta Gresik Angkat Bicara Terkait Banyak Keluhan Pelanggan

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta Kabupaten Gresik selalu mendapat keluhan dari warga baik langsung ke kantor maupun di media sosial

Dirut PDAM Giri Tirta Gresik Angkat Bicara Terkait Banyak Keluhan Pelanggan
Istimewa
Dirut PDAM Giri Tirta Siti Aminatus Zariah (kerudung abu-abu, jaket hitam) bersama Wakil Ketua DPRD Gresik Nursaidah saat memeriksa kepastian air mengalir ke warga Desa Duduksampeyan, Rabu (29/5/2019). - Surya/Moch Sugiyono/Ist 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta Kabupaten Gresik selalu mendapat keluhan dari warga baik langsung ke kantor maupun di media sosial.

Direktur Utama PDAM Giri Tirta Gresik, Siti Aminatus Zariah juga memantau segala keluhan itu di ruang kerjanya.

Tv berukuran besar standy di ruang kerjanya memantau sejumlah keluhan para pelanggan. Diagram berwarna merah, biru dan hijau terlihat jelas perbandingan keluhan warga.

Pihaknya mengaku telah berupaya untuk mengatasi keluhan masyarakat. Hanya saja waktu penanganan tidak bisa maksimal karena permasalahan cukup komplek. Diantaranya, pipa yang sudah tua dan endapan lumpur.

Yang terbaru, PDAM sudah melakukan pembersihan tandon air di sejumlah titik. Banyak ditemukan endapan lumpur di dalamnya. Nah, lumpur ini dinilai manjadi salah satu faktor penghambat kelancaran aliran air.

"Ini yang membuat air keruh, kita sudah tiga tahun lebih tidak ada pengurasan tandon. Sekaligus kami lakukan pergantian penghalang lumpur," ujarnya, Jum'at (31/1/2020).

Bakso yang Viral di Madiun Ternyata Tidak Mengandung Daging Tikus

Air Selokan di Gresik Mendadak Berubah Oranye, PT Petrokopindo Citra Selaras Diperiksa Polisi 3 Jam

Polisi Jombang Ringkus Perempuan Seksi Bandar Narkoba, Sita Puluhan Ribu Pil Koplo Berlabel Vitamin

Salah satu permasalahan di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas dalam tiga tahun terakhir. Air tidak keluar sama sekali waktu itu. Sekarang kondisinya sudah mulai teraliri air.

"Yang jadi persoalan sejak dulu banyak pipa usianya sudah tua dan keropos. Sehingga butuh diganti dengan yang baru. Itu telah kami lakukan," kata dia.

Beberapa poin yang disampaikan oleh Komisi II DPRD Gresik dalam waktu sidak kemarin terkait untuk menghentikan penambahan pelanggan baru agar PDAM bisa fokus memperbaiki layanan kepada pelanggan lama.

Siti menanggapi bahwa terkait penambahan pelanggan baru, merupakan, bagian upaya mendukung program pemerintah. Sebab, adanya penambahan cakupan pelayanan, PDAM tersebut dapat dikatakan sehat. Bukan stagnan dengan pelanggan yang ada.

"Pekerjaan kami masih banyak yang perlu diselesaikan, kami berharap ada suport dari Komisi II DPRD Gresik supaya PDAM Gresik bisa bekerja maksimal," imbuhnya. (wil/Tribunjatim.com)

 

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved