Sensasi Wisata Gunung Bromo Selama 'Car Free Month', Wisatawan Disajikan Ketenangan dan Alam 'Fresh'

Sensasi wisata Gunung Bromo selama car free month. Seperti apa ya rasanya?

Sensasi Wisata Gunung Bromo Selama 'Car Free Month', Wisatawan Disajikan Ketenangan dan Alam 'Fresh'
ISTIMEWA
Suasana Pasir Berbisik di Gunung Bromo saat Car Free Month. 

Laporan Wartawan TribunJatimTravel.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIMTRAVEL, MALANG - Moment car free month di wisata Gunung Bromo menjadi daya tarik kunjungan wisatawan.

Sebab, mereka hanya bisa menikmati Gunung Bromo dengan berjalan kaki atau berkuda.

Di moment car free month ini, Gunung Bromo menyuguhkan suasana yang berbeda.

5 Destinasi Terbaik Menikmati Keindahan Alam Sekitar Gunung Bromo, Alternatif Selama Car Free Month

Tak ada lalu lalang kendaraan roda dua maupun jeep di sekitar Bukit Teletubbies dan Pasir Berbisik.

Wisatawan yang datang hanya bisa berjalan kaki sekitar dua kilometer dari start point Probolinggo Gate atau enam kilometer dari Jemplang.

"Kalau dari sisi alamnya, saya bilang sangat fresh. Tenang, tidak berdebu," kata wisatawan Gunung Bromo Mimi, Jumat (31/1/2020).

Sebagai guide Gunung Bromo, ia mengatakan, wisawatan yang datang pun merasakan tenang dan lebih nyaman untuk menikmati keindahan alam Gunung Bromo.

"Sumpeknya lihat mobil parkir jadi berkurang. Dari beberapa wisatawan asing juga mengaku lebih suka suasana seperti ini, fokus menikmati alam," kata dia.

Wisatawan yang datang pun jalan santai ramai-ramai saling berinteraksi di tengah kabut pagi pada ketinggian 2.329 mdpl.

Hormati Laku Puasa Mutih Suku Tengger, Balai Besar TNBTS Terapkan Car Free Month Sampai Sebulan

"Interaksi sewaktu-waktu, jalan ramai-ramai. Ada interaksi sesama wisatawan jadi yang tidak kenal sebelumnya karena jalan rame-rame jadi ngobrol dan sharing adventure mereka masing," kata Mimi.

Gunung Bromo resmi memberlakukan car free month untuk menghormati puasa putih Suku Tengger, Jumat (25/1/2020) hingga satu bulan mendatang.

Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali April 2020, Masih Perbaikan Ekosistem, Pendaki Diminta Sabar

Penulis: Nur Ika Anisa

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved