Korban Penipuan King of The King Indonesia Mercusuar Dunia di Jatim Bertambah Jadi 48 Orang

Polda Jatim terus mendalami sejumlah orang yang diduga terlibat dalam King of The King Indonesia Mercusuar Dunia (IMD), di kawasan Jatim.

Korban Penipuan King of The King Indonesia Mercusuar Dunia di Jatim Bertambah Jadi 48 Orang
Kolase via Kompas.com/TribunJatim.com
ILUSTRASI VIRAL VIDEO Spanduk sambutan ke petinggi Indonesia Mercusuar Dunia di Pasar Burung Nganjuk. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Indonesia kembali dihebohkan dengan kemunculan "kerajaan" seperti Sunda Empire dan Keraton Agung Sejagat.

"Kerajaan" itu bernama King of The King dan berada di Kota Tangerang.

Polda Jatim kini mendalami sejumlah orang yang diduga terlibat dalam King of The King Indonesia Mercusuar Dunia (IMD) di kawasan Jawa Timur.

Polisi mencatat, sedikitnya telah mengidentifikasi 48 orang yang diduga bergabung dalam kelompok tersebut.

40 orang diantaranya berasal dari Nganjuk dan delapan orang sisanya berasal dari Ngawi.

Pengusutan ini mulai digencarkan oleh Polres Nganjuk dan Polres Ngawi, pasca beredar sebuah video berdurasi 1 menit 51 detik yang dibuat oleh empat orang Nganjuk berinisial; AG, DS, W, dan P.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menerangkan, 48 orang tersebut mengaku telah mengirim sejumlah uang ke sebuah nomor rekening atas nama Rosmini, seorang wanita yang mengklaim sebagai istri dari Mr Dony Pedro, Presiden IMD.

Pria Misterius Gendam 4 Siswa SMP Surabaya, Sepeda Angin Korban Ditukar Pelaku dengan Sepeda Butut

Misi Kemanusiaan Jemput WNI dari Wuhan: Batik Air akan Sterilkan Airbus 330-300CEO Sesuai Prosedur

Setelah Surabaya Dilanda Banjir, Risma Langsung Cek Saluran & Lakukan Kerja Bakti di Beberapa Titik

Pesta Wirausaha Jawa Timur 2020 Dihadiri Ribuan Pengusaha, TDA Berharap Stakeholder Dapat Kolaborasi

Cegah Virus Corona, Begini Cara Memakai Masker yang Benar

"Maka dalam hal ini yang ditangani oleh Polres Nganjuk 40 orang, dan 8 orang di Polres Ngawi," katanya di Mapolda Jatim, Minggu (2/2/2020).

Uang yang dikirim oleh 48 orang tersebut jumlahnya beragam, terkecil Rp 100 Ribu dan paling banyak Rp 1,5 Juta.

Halaman
12
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved