Cara Pemkot Malang Atasi Kemacetan di Jalan Soekarno Hatta, Rekayasa Lalin & Minta Jam Kuliah Mundur

Cara Pemkot Malang Atasi Kemacetan di Jalan Soekarno Hatta, Rekayasa Lalin & Minta Jam Kuliah Mundur.

Cara Pemkot Malang Atasi Kemacetan di Jalan Soekarno Hatta, Rekayasa Lalin & Minta Jam Kuliah Mundur
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Wali kota Malang, Sutiaji saat melakukan peninjauan di persimpangan jalan soekarno-hatta kota Malang Senin kemarin (3/2). 

Cara Pemkot Malang Atasi Kemacetan di Jalan Soekarno Hatta, Rekayasa Lalin & Minta Jam Kuliah Mundur

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kemacetan yang ada di Jalan Soekarno Hatta kini menjadi perhatian khusus Pemkot Malang.

Pasalnya, kemacetan di daerah tersebut selalu terjadi pada pagi dan sore hari.

Hingga akhirnya, Pemkot Malang melalui Dinas Perhubungan Kota Malang melakukan rekayasa lalu lintas.

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, bahwa kondisi lalu lintas di jalan Suhat utamanya di sekitaran jembatan dan apartemen Sukarno Hatta ini membutuhkan perhatian khusus dari berbagai pihak.

Wali Kota Malang Sikapi Wabah Virus Corona, Sutiaji: Koordinasi Lintas Sektor di Darat, Laut & Udara

Viral, Kisah Siswa SMPN 16 Malang yang Dibully, Pelaku Ngaku Angkat dan Jatuhkan Korban ke Paving

Gegara Dikerubung Semut, Lampu Lalu Lintas Suhat Kota Malang Konslet, Bikin Macet Tak Bisa Diurai

"Salah satunya dari para rektor khususnya di perguruan tinggi yang mahasiswanya banyak mengakses jalan ini; kami berharap agar secepatnya dapat kita lakukan rapat koordinasi untuk membahas permasalahan ini" ujarnya dalam rilis yang diterima TribunJatim.com.

Dia juga menambahkan bahwa Pemkot Malang akan meminta para rektor untuk memundurkan jam kuliahnya.

Yang biasanya jam pertama di mulai pada pukul 07.00 WIB, maka meminta untuk dimundurkan pada pukul 09.00 WIB.

"Tidak menutup kemungkinan pula jika nantinya kita atur jam masuk pada instansi perkantoran; khususnya pelayanan di Pemerintah Kota Malang, agar tidak terjadi penumpukan masyarakat yang datang" tambahnya.

Ke depan, Sutiaji juga berencana akan membangun underpass di daerah tersebut sebagai salah satu solusi untuk memecahkan kemacetan di wilayah tersebut.

Untuk itu, pihaknya akan menggandeng akademisi dan para ahli transportasi untuk menganalisis.

"Tentu saja kami akan berkoordinasi dengan siapapun demi memecahkan permasalahan ini" tandasnya.

Penulis : Rifky Edgar

Editor : Sudarma Adi

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved