Bupati Blitar Rijanto Terima Penghargaan Maturitas SPIP Level 3 Dari BPKP Jatim

Pemkab Blitar mendapat penghargaan Maturitas Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) Level 3 dari BPKP Perwakilan Jatim.

Bupati Blitar Rijanto Terima Penghargaan Maturitas SPIP Level 3 Dari BPKP Jatim
Surya/samsul hadi
Bupati Blitar, Rijanto (kiri) didampingi Wabup Blitar, Marhaenis menerima penghargaan Maturitas SPIP Level 3 dari Kepala BPKP Perwakilan Jatim, Alexander Ruby Satyo Adi, di Kantor Bupati Blitar, Kanigoro, Kamis (6/2/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Pemkab Blitar mendapat penghargaan Maturitas Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) Level 3 dari BPKP Perwakilan Jatim.

Penghargaan diserahkan kepada Bupati Blitar, Rijanto, di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Blitar, Kanigoro, Kamis (6/2/2020).

Dalam acara itu, juga dilaksanakan pembukaan program Kawal Desa Melalui Pengawasan dan Klinik Desa Kerja Sama Inspektorat Provinsi Jatim dan Inspektorat Kabupaten Blitar. Acara itu dihadiri Bupati Blitar, Rijanto dan Wakil Bupati Blitar, Marhaenis Urip Widodo.

Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jatim, Alexander Ruby Satyo Adi, juga hadir di acara itu. Alexander yang menyerahkan penghargaan Maturitas SPIP Level 3 ke Bupati Blitar, Rijanto.

Bupati Blitar, Rijanto mengatakan Maturitas SPIP merupakan evaluasi yang dilaksanakan BPKP kepada daerah-daerah dalam hal tata kelola pemerintahan. Kabupaten Blitar mendapat penghargaan Maturitas SPIP karena dianggap taat aturan dalam mengelola anggaran.

Spesialis Maling Motor Surabaya Kumat, Dikeroyok Warga Sampai Bonyok, Lalu Dikeler ke Polsek Tandes

Warga Kota Kediri Dihebohkan Kemunculan Buaya di Sungai Brantas

Valentino Rossi dan Maverick Vinales Sapa Penggemar Indonesia, Yamaha: Momen Bahagia Tak Terlupakan

"Penghargaan ini diperoleh Kabupaten Blitar karena mulai dari pimpinan, kepala OPD, dan camat dianggap taat aturan dalam mengelola anggaran. Sehingga pengelolaan anggaran berjalan dengan baik dan efisien," kata Bupati Rijanto.

Dikatakannya, tiap akhir tahun, Pemkab Blitar selalu melakukan evaluasi pelaksanaan anggaran baik di OPD dan kecamatan. Proses evaluasi itu untuk mengetahui kelemahan di OPD dalam pelaksanaan anggaran.

"Setiap ditemukan kelemahan dalam proses evaluasi, langsung dicarikan solusi agar kelemahan itu tidak terulang kembali di tahun berikutnya. Pimpinan juga terus memberi motivasi ke OPD agar tahapan-tahapan penyerapan anggaran bisa ditepati sesuai jadwal," ujarnya.

Di sisi lain, Bupati Rijanto juga mengapresiasi pembukaan program Kawal Desa di Kabupaten Blitar. Program Kawal Desa yang merupakan hasil kerja sama Inspektorat Provinsi Jatim dan Inspektorat Kabupaten Blitar ini menjadi langkah pencegahan terjadinya kesalahan dalam pengelolaan dana desa.

Sebab, menurutnya, di program Kawal Desa, selain menjadi ajang pengawasan juga menjadi forum konsultasi bagi para kepala desa dalam melaksanakan dana desa maupun alokasi dana desa.

"Program Kawal Desa bagus sekali, karena ada pengawasan dan klinik desa. Di samping pengawasan ada forum konsultasi. Ini sangat bagus sekali dalam upaya pencegahan terjadinya kesalahan dalam pengelolaan dana desa," ujarnya.

Menurut Bupati Rijanto, secara umum sudah pelaksanaan dana desa di Kabupaten Blitar sudah baik. Tapi, secara khusus, Bupati Rijanto berpesan kepada desa agar mengelola dan memanfaatkan dana desa secara baik.

"Pesan saya, dana yang sudah ada benar-benar diarahkan untuk program masyarakat agar bisa mengurangi angka kemiskinan di desa," katanya. (sha/adv/Tribunjatim.com)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved