Banjir dan Tanah Longsor di Mojokerto

Evakuasi Material Longsor di Pacet Mojokerto Berjalan Lama, Terkendala Tiadanya Alat Berat

Evakuasi Material Longsor di Pacet Mojokerto Berjalan Lama, Terkendala Tiadanya Alat Berat.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Sudarma Adi
SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Meski diguyur hujan deras sejumlah petugas dan warga masih berupaya membuka akses jalan yang tertutup material tanah longsor di Dusun Meligi, Desa Claket, Kecamatan Pacet, Jumat (7/2/2020). 

Evakuasi Material Longsor di Pacet Mojokerto Berjalan Lama, Terkendala Tiadanya Alat Berat

TRIBUNMOJOKERTO.COM, PACET - Upaya membuka akses jalan raya yang tertimbun material longsor tebing setinggi 30 meter di Dusun Mligi, Desa Claket, Kecamatan Pacet, Mojokerto, Jumat (7/2/2020) malam masih diterus dilakukan.

Dari pantauan di lapangan, petugas gabungan dari TNI/ POLRI bersama anggota TRC Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto dan masyarakat berjibaku membersihkan material longsor yang menutup akses jalan tersebut.

Mereka menggunakan alat seadanya berupa cangkul dan sekrop untuk menyingkirkan material tanah bercampur akar pohon.

Air berwarna cokelat dari timbunan material longsor mengakibatkan kondisi jalan beton menjadi licin.

BREAKING NEWS - Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Tanah Longsor di Pacet Mojokerto

Banjir di Desa Tempuran Tak Kunjung Tuntas, Komisi III DPRD Kabupaten Mojokerto: Sudah Langganan

Nekat, 3 Pemuda Mojokerto Jalan Kaki 8 Hari ke Jakarta Cari Jokowi Lebih Baik Mati di Depan Istana

Beberapa petugas terlihat bekerjasama berupaya menyingkirkan batu berukuran besar yang terbawa longsoran tebing ini.

Evakuasi material tanah longsor ini berlangsung lama lantaran terkendala tidak ada alat berat untuk menyingkirkan bongkahan batu besar yang terbawa material longsor tersebut.

Kondisi di lokasi musibah tanah longsor ini begitu gelap gulita. Petugas memanfaatkan sorot lampu dari mobil Rescue sebagai penerangan.

Meski guyuran hujan lebat mereka tetap bersemangat menyingkirkan material longsor supaya akses jalan bisa kembali normal.

"Dampak hujan deras mengakibatkan tanah longsor berupa material tanah bercampur batu panjang sekitar 15 meter," ujar
Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto Muhammad Zaini, Jumat (7/2)

Ia mengatakan penanganan bencana tanah longsor di Dusun Mligi, Desa Claket Kecamatan Pacet saat ini masih dilakukan proses pembersihan material berupa tanah dan bebatuan.

"Rekomendasi dibutuhkan alat berat untuk evakuasi material longsor di lokasi," ungkapnya.

Seperti yang diberitakan, hujan deras dengan intensitas tinggi mengakibatkan sebuah tebing setinggi 30 meter longsor di Dusun Mligi, Desa Claket, Kecamatan Pacet, Jumat (7/2/2020) sekira pukul 15.00 WIB.

Longsoran berupa tanah bercampur batu berukuran besar berdiameter sekitar lebih dari satu meter itu menimbun jalan raya setempat.

Akibatnya, akses jalan raya Claket menuju Kecamatan Trawas untuk sementara terputus karena tertimbun material longsor.

Penulis : Mohammad Romadoni

Editor : Sudarma Adi

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved