Polres Jombang Tangkap 69 Tersangka Kasus Narkoba Selama Sebulan

Selama kurun waktu satu bulan, petugas Polres Jombang menangkap sedikitnya 69 tersangka kasus penyalahgunaan narkotika dan obat keras berbahaya

Surya/Sutono
Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid (dua dari kanan) saat jumpa pers hasil ungkap kasus narkoba.(sutono) 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Selama kurun waktu satu bulan, petugas Polres Jombang menangkap sedikitnya 69 tersangka kasus penyalahgunaan narkotika dan obat keras berbahaya (okerbaya).

Sebagian besar dari para tersangka ini, yakni 48 orang, berstatus sebagai pengedar. Sedangkan selebihnya, 21 tersangka, sebagai pengguna barang haram tersebut.

Puluhan tersangka tersebut merupakan hasil ungkap kasus yang dilakukan Satuan Resnarkoba dan polsek jajaran di Polres Jombang dalam kurun waktu satu bulan, mulai 1 hingga 31 Januari 2020.

Sedangkan barang bukti yang disita, di antaranya 34,27 gram sabu dan 99.700 lebih butir pil double L.

"Jumlah kasus total tercatat 59 perkara. Terdiri dari 30 kasus narkotika dan 29 kasus okerbaya, 48 tersangka pengedar dan 21 statusnya pengguna," terang Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid, saat rilis kasus, Sabtu (8/2/2020).

Selain menyita sabu dan pil double L, polisi juga menyita sejumlah barang bukti terkait.

God Bless Bakal Manggung di Malang, Siapkan 12 Lagu Andalan Termasuk Rumah Kita

Istri Mendiang Chrisye, Yanti Noor Meninggal Dunia, Rian DMasiv Tulis Ucapan Duka

Ibu Muda yang Tewas Ditusuk Senjata Tajam di Kamar Kos Surabaya Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul

Seperti pipet kaca, alat isap, telepon seluler (ponsel), timbangan serta uang tunai belasan juta rupiah.

"Total pipet kaca ada 20 buah, HP sekitar 50 buah, serta sejumlah plastik klip dan korek api," terangnya kepada Tribunjatim.com.

Mukid mengungkapkan banyaknya tersangka maupun barang bukti ini merupakan hasil kerja keras petugas yang tak main-main dalam memberantas peredaran gelap narkoba di wilayah Jombang.

Hasil tersebut, menurut Mukid juga menunjukkan penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Jombang ini sudah sangat menghawatirkan.

"Sebagian besar tersangka masih berusia produktif, meski ada juga beberapa yang usia dewasa," terang Mukid.(Sutono/Tribunjatim.com)

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved