Tes CPNS Gelombang 1 di Kabupaten Gresik Dimulai, ini Harapan Wabup Qosim

Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2019 Kabupaten Gresik dimukai di gedung Wahana Ekspresi Poesponeg

Tes CPNS Gelombang 1 di Kabupaten Gresik Dimulai, ini Harapan Wabup Qosim
istimewa
Suasana pada saat pembukaan pelaksanaan tes CPNS di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Sabtu (8/2/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2019 Kabupaten Gresik dimukai di gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro, Sabtu (8/2/2020).

Kabupaten Gresik dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan SKD bagi para peserta tes yang berasal dari Kabupeten Lamongan, Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro.

Wakil Bupati Gresik, Mohammas Qosim secara resmi membuka pelaksanaan SKD tersebut. Turut hadir juga Kepala Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Surabaya Tauchid Djatmiko, Asisten III Kabupaten Lamongan Sudjarwo, Kepala BKSDM Kabupaten Tuban Moh. Nurhasan dan juga Plt. Kepala BKKP Kabupaten Bojonegoro Muh. Aan Syahbana.

Wabup Qosim, mengharapkan agar pelaksanaan SKD ini sampai dengan selesai berjalan dengan lancar dan sukses. Menurutnya, yang terpenting seluruh peserta senantiasa dberikan kelancaran dalam melaksanakan dan mengerjakan soal ujian.

“Kami menjamin bahwa pelaksanaan tes CPNS ini berjalan dengan obyektif dan transparan. Seluruh peserta tidak bisa saling mencontoh. Karena ternyata soalnya tidak sama dan dibuat acak. Jadi murni hasil pemikiran pribadi. Harapannya tentu ingin lolos semua. Tetapi Pemerintah Kabupaten Gresik sendiri hanya diberikan kuota 459 formasi untuk diberi kesempatan mengabdi sebagai PNS di lingkungan Pemkab Gresik,” ujarnya.

Gelaran Tes SKD CPNS Pemprov Jatim, Kepala BKD Imbau Peserta Datang Lebih Awal

Tujuh Hari Wafatnya Gus Sholah, Pesantren Tebuireng Gelar Tahlilan, Siapkan Tempat untuk 3500 Jamaah

Wabup Qosim mengharapkan, bagi yang diberikan kesempatan mengabdi ini nantinya harus bisa merubah pola-pola kerja lama. Seperti di kantor harus memiliki target kerja yang jelas dan juga integritas sebagai PNS.

"Harapan kami, melalui penerimaan CPNS ini, Pemkab Gresik memperoleh PNS yang betul-betul memberikan dampak yang luar biasa bagi pelayanan terhadap masyarakat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Qosim juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada BKN yang telah memberikan kepercyaan kepada Pemerintah Kabupaten Gresik untuk melaksanakan tes yang juga diikuti oleh 3 Kabupaten lain.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Gresik Nadlif mengungkapkan, pelaksanaan SKD CPNS ini diikuti oleh 25.972 orang selama (dua puluh dua) hari mulai 8 hingga 28 Februari 2020.

Dari Kabupaten Gresik diikuti 8.971 orang, Kabupaten Bojonegoro diikuti 4.675 orang, Kabupaten Tuban 6.309 orang dan Lamongan 6.017 orang.

“Setiap hari akan dibgi 4-5 sesi dengan peserta masing-masing sesi sebanyak 300 orang. Mereka akan mengerjakan soal ujian dengan menggunakan system Computer Assited Test (CAT),” ungkapnya.

Kepala Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Surabaya Tauchid Djatmiko menyampaikan bahwa Kabupaten Gresik saat ini diberi kepercayaan melaksanakan tes CPNS untuk formasi 2019. Segala persiapan dari mulai kelayakan gedung hingga sarana prasarana pendukung telah dinyatakan siap.

“Dari mulai kesanggupan, kesiapan hingga menjelang pelaksnaan, tentu kami control. Dan memang Kabupaten Gresik sudah sangat layak untuk dijadikan sbagai tuan rumah pelaksanaan tes tahun ini,” tutupnya. (wil/Tribunjatim.com)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved