Inilah Alasan Pihak Keluarga Menitipkan MS Di Rumah Saudara di Sawojajar Kota Malang

MS yang bertempat tinggal di wilayah Kelurahan Arjosari ternyata oleh pihak keluarga dibawa menginap sementara di rumah salah satu saudara di wilayah

Inilah Alasan Pihak Keluarga Menitipkan MS Di Rumah Saudara di Sawojajar Kota Malang
Tribunjatim/kukuh kurniawan
Korban perundungan MS (13) saat dituntun oleh pamannya, Taufik. MS diperbolehkan oleh pihak dokter untuk meninggalkan rumah sakit dan melakukan perawatan di rumah. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Usai dirawat selama 18 hari di RS. Lavalette, korban perundungan MS (13) akhirnya diperbolehkan pihak dokter psikolog untuk meninggalkan rumah sakit.

Namun MS yang bertempat tinggal di wilayah Kelurahan Arjosari ternyata oleh pihak keluarga dibawa menginap sementara di rumah salah satu saudara di wilayah Sawojajar, Kota Malang.

Paman MS, Taufik mengatakan alasannya MS diinapkan sementara di rumah saudara di wilayah Sawojajar tersebut.

"Untuk penyesuaian lingkungan sekitar dahulu. MS ini kan warga asli Kelurahan Arjosari. Dan para tetangganya mulai dari Fly Over Arjosari hingga dekat Terminal Arjosari yang mendengar kabar MS pulang, berencana akan menjenguk di rumah ia tinggal. Takutnya karena hal itu tumbuh trauma lagi, sehingga kita putuskan sementara diinapkan disini," ujarnya kepada TribunJatim.com, Senin (10/2/2020).

Ia menjelaskan bahwa MS diinapkan sementara di salah satu rumah saudaranyan itu berdasarkan putusan dari para keluarga besar.

"Jadi ini bukan keputusan saya saja, tetapi keputusan keluarga besar. Dan mereka setuju kalau MS ini tinggal sementara disini," tambahnya.

MS Korban Bullying di Malang Diperbolehkan Meninggalkan Rumah Sakit, Ini Keinginannya

Pansus Kali Lamong Kalah Suara, DPRD Gresik Pilih Interpelasi

Dapat Hasil Negatif, Pelatih Persik Kediri : Selamat Datang di Liga 1

Dirinya juga menerangkan bahwa Rabu (12/2/2020), MS akan melakukan kontrol ke RS. Lavalette.

"Dokter akan melihat dan mengecek kondisi jaringan kulit dekat jari tengah tangan kanan yang diamputasi. Dan bagian tersebut akan terus dipantau oleh pihak dokter selama 6 bulan ke depan," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved