Layanan Wanita Mojokerto Sewakan Vila & Kencan Bertiga, Raup 1,5 Juta Sekali Kencan, Ini Endingnya

Layanan Wanita Mojokerto Sewakan Vila & Kencan Bertiga, Raup 1,5 Juta Sekali Kencan, Ini Endingnya.

Layanan Wanita Mojokerto Sewakan Vila & Kencan Bertiga, Raup 1,5 Juta Sekali Kencan, Ini Endingnya
SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung membeberkan barang bukti kejahatan prostitusi terselubung layanan seks menyimpang di Vila Tretes Mojokerto. 

Layanan Wanita Mojokerto Sewakan Vila & Kencan Bertiga, Raup 1,5 Juta Sekali Kencan, Ini Endingnya

TRIBUNMOJOKERTO.COM, MOJOKERTO - Polisi Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Mojokerto berhasil membongkar praktik prostitusi seks menyimpang di Vila Vanda Trawas, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Dua pelaku prostitusi terselubung ini bernama Rahayu (37) alias RA warga Dusun Jaraan, Desa Trawas, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto dan Mustofa alias Putra (38) warga Dusun Pacet Utara, Desa Pacet, Kecamatan Pacet.

Mereka ditangkap pada Kamis (6/2/2020), lantaran terbukti menyediakan layanan prostitusi seks menyimpang kepada pengunjung vila di Trawas Mojokerto.

Awas Rawan Longsor! Terbaru BPBD Update Peta Geologi Daerah Rawan Bencana Alam di Mojokerto

Dampak Tanah Longsor di Pacet Mojokerto, Polisi Amankan dan Atur Lalu Lintas di Akses Jalan Terputus

Hujan Deras Hingga 4 Jam Sebabkan Banjir dan Tanah Longsor di 4 Lokasi Berbeda di Mojokerto

Kapolres Mojokerto AKBP Feby DP Hutagalung menjelaskan kasus ini terungkap berkat adanya laporan dari masyarakat terkait adanya prostitusi terselubung tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan pihaknya memperoleh petunjuk bahwa di sebuah vila dijadikan ajang transaksi prostitusi terselubung.

"Hasil penyelidikan bahwa ada prostitusi layanan seks menyimpang di Trawas," ujarnya di Mapolres Mojokerto, Senin (10/2/2020).

Ia mengatakan modus operandi prostitusi ini yakni pelaku RA menawarkan penyewaan vila sekaligus jasa layanan seks berhubungan intim bertiga kepada pengunjung di Trawas Mojokerto.

Pelaku Mustofa berperan sebagai Gigolo yang sekaligus berpura-pura menjadi suami dari pelaku RA untuk melakukan layanan Threesome. Mereka memperoleh uang dari layanan prostitusi ini senilai Rp. 1,5 juta plus tambahan biaya sewa vila berharga Rp.500 ribu.

"Pelaku RA mendapat bagian dari hasil prostitusi senilai Rp.1,2 juta dan pelaku Mustofa Rp.300 ribu," ungkapnya.

Masih kata, AKBP Feby DP Hutagalung, kedua pelaku sudah melakoni bisnis esek-esek ini selama lebih dari 1 tahun. Kebanyakan pelanggannya merupakan kalangan wisatawan pria dan wanita dari luar kota yang berwisata di Trawas. Kedua pelaku ini berpura-pura sebagai pasangan suami istri untuk menyakinkan pelanggannya.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved