Pansus Kali Lamong Kalah Suara, DPRD Gresik Pilih Interpelasi

Pembahasan penanganan Kali Lamong dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Gresik berjalan cukup alot.

Pansus Kali Lamong Kalah Suara, DPRD Gresik Pilih Interpelasi
Willy Abraham/Tribunjatim
Anggota DPRD Gresik berdiri saat voting memilih pembentukan Pansus Kali Lamong yang kalah suara di rapat Paripurna DPRD Gresik, Senin (10/2/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pembahasan penanganan Kali Lamong dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Gresik berjalan cukup alot.

Pansus Kali Lamong yang digulirkan sejak awal kalah suara saat voting. Akhirnya, dewan memilih menggunakan hak interplasi.

Pembahasan kali lamong dihadiri 42 anggota dewan. Rapat paripurna digelar di ruang rapat paripurna.

Rapat yang digelar selama dua jam itu berlangsung dengan panas. Banyak perdebatan membahas kali lamong ini. Sudah sejak lama warga Gresik selatan yang selalu menjadi korban banjir saat musim hujan tiba.

Pada awal jalannya rapat mayoritas fraksi mendukung pembentukan pansus. Yaitu Fraksi Gerindra (8), Demokrat (4), Amanan Pembangunan (6) dan Nasdem (5) dengan total suara mencapai 23 kursi.

Hal tersebut seusai dengan pandangan masing-masing fraksi yang telah dibacakan pimpinan sidang paripurna.

Sedangkan fraksi yang mengusulkan hak interpelasi Kali Lamong yaitu PKB (13). Lain hal dengan Golkar (8) dan PDIP (6) yang justru untuk meminta keterangan dari pihak Pemkab.

Polisi Resmi Menetapkan 5 Tersangka Kasus Dumping Limbah B3 di Mojokerto

Sepekan Polisi Ringkus 8 Tersangka Kasus Narkotika di Wilayah Kediri

BREAKING NEWS: Hujan Disertai Angin Kencang di Lamongan Robohkan 5 Kios dan Pohon Tumbang

Hal ini menanyakan perkembangan kinerja tim koordinasi Kali Lamong yang telah dibentuk pihak Gresik yang diketuai oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik.

Mekanisme rapat paripurna, pandangan fraksi partai tidak diakui. Keputusan dianggap sah jika berasal dari suara para anggota dewan yang hadir dalam rapat tersebut.

42 anggota dewan yang hadir melakukan voting. Mereka yang setuju pembentukan pansus diminta berdiri lebih dahulu. Kemudian disusul dengan anggota dewan yang setuju hak interpelasi.

Halaman
1234
Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved