XL Axiata Raih Pertumbuhan Pendapatan Diatas Rata-rata Industri

Perusahaan operator PT XL Axiata Tbk atau XL Axiata, mencatat pendapatan terbesar sepanjang sejarah perusahaan. Dengan nilai total mencapai Rp 25,15 t

XL Axiata Raih Pertumbuhan Pendapatan Diatas Rata-rata Industri
TRIBUNJATIM/IGNATIA ANDRA
Teknisi XL Axiata melakukan pemeliharaan perangkat BTS di atas tower yang berlokasi di Kelurahan Nawangkewa, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (27/10/2019) 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Perusahaan operator PT XL Axiata Tbk atau XL Axiata, mencatat pendapatan terbesar sepanjang sejarah perusahaan. Dengan nilai total mencapai Rp 25,15 triliun.

Pencapaian yang tercatat dalam laporan kinerja sepanjang tahun 2019 ini meningkat 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang didorong oleh peningkatan pendapatan layanan sebesar 15 persen (Year of Year/YoY).

"Pertumbuhan pendapatan yang diraih sebesar 9 persen tersebut melampaui pendapatan rata-rata industri yang diperkirakan para analyst sebesar 4 persen," kata Dian Siswarini, Presiden Direktur & CEO XL Axiata, dalam rilisnya Senin (10/2/2020).

Peningkatan pendapatan layanan ini terutama ditopang oleh pendapatan dari layanan data yang meningkat sebesar 28 persen (YoY). Secara total, kontribusi pendapatan layanan data terhadap pendapatan layanan perusahaan juga semakin besar, mencapai 89 persen di tahun 2019.

Untuk pencapaian EBITDA, perusahaan juga berhasil mencatatkan pencapaian tertinggi selama ini, yaitu sebesar Rp 9,97 triliun, meningkat 17 persen YoY, yang didorong oleh pertumbuhan pendapatan dan efisiensi melalui fokus perusahaan pada keunggulan operasional (operational excellence). Perusahaan juga berhasil meraih laba bersih sebesar Rp 713 miliar dari tahun sebelumnya mengalami kerugian.

"Kami terus fokus dan konsisten dalam menerapkan strategi yang mengutamakan layanan data, yang kini berhasil dengan sangat baik sehingga mencetak pertumbuhan pendapatan diatas rata-rata industri serta EBITDA yang kokoh," lanjut Dian.

Pertumbuhan pendapatan didorong oleh pertumbuhan pendapatan layanan dengan data sebagai motor utama.

"Kami berhasil mendorong program-program upselling, dengan meningkatkan penerapan analisa perilaku kebutuhan pelanggan dengan menggunakan platform Omni Channel," tambahnya.

Sementara itu, EBITDA yang tumbuh lebih pesat dari pendapatan, dan mendorong peningkatan marjin EBITDA, menunjukkan keunggulan efisiensi XL Axiata dari sisi operasional. Neraca keuangan perusahaan saat ini juga dalam posisi sangat sehat dengan rasio net debt to EBITDA at 1.1x.

Dian menambahkan, perusahaan juga terus konsisten dengan strategi dual brand dengan menggunakan merek “XL” dan “AXIS” untuk menyasar segmen pasar yang berbeda, dengan penawaran produk-produk inovatif yang disesuaikan karakteristik masing-masing konsumen.

Hasil Madura United Vs Bhayangkara FC, Kartu Merah Keluar, Laga Berakhir Imbang 1-1

MS Korban Bullying di Malang Diperbolehkan Meninggalkan Rumah Sakit, Ini Keinginannya

PMII Surabaya Akan Geruduk Grahadi dan Dinas Pendidikan Jatim, Tuntut Netralitas ASN

Halaman
123
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved