Massa PMII Surabaya Geruduk Dindik Jatim, Minta Usut Kepsek SMAN 4 Surabaya Undang Gamal Albinsaid

Massa PMII Surabaya geruduk Dindik Jatim, minta usut Kepsek SMAN 4 Surabaya yang undang Gamal Albinsaid jadi narsum di acara sekolah.

Massa PMII Surabaya Geruduk Dindik Jatim, Minta Usut Kepsek SMAN 4 Surabaya Undang Gamal Albinsaid
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Massa PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Surabaya menggeruduk Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Jalan Genteng Kali, Surabaya, Selasa (11/2/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Massa PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Surabaya menggeruduk Kantor Dinas Pendidikan Jatim, Jalan Genteng Kali, Surabaya, Selasa (11/2/2020).

Mereka menuntut Kepala Dinas Pendidikan Jatim Wahid Wahyudi menindak tegas kepala sekolah SMAN 4 Surabaya yang mencantumkan Gamal Albinsaid sebagai narasumber di salah satu acara.

Padahal Gamal Albinsaid telah mendeklarasikan diri untuk maju dalam Pilwali Surabaya 2020.

PMII Surabaya Akan Geruduk Grahadi dan Dinas Pendidikan Jatim, Tuntut Netralitas ASN

Aktivis PMII Jatim Kenang Sosok Gus Sholah : Ulama Besar dan Organisatoris

Tuding Ada RS yang Tolak Pasien BPJS, PMII Demo Pemkab dan DPRD Lamongan, ini Tuntutannya

Undangan tersebut, menurut Ketua PC PMII Surabaya Nurul Haqqi ditujukan kepada karyawan dan guru sekolah SMAN 4 Surabaya untuk menghadiri forum motivasi bertajuk Muda Mendunia bersama Gamal Albinsaid serta sosialisasi SNMPTN.

"Acaranya sudah hari Sabtu (1/2/2020) kemarin. Kebijakan Kepala Sekolah SMAN 4 untuk mengundang dokter Gamal yang telah mendeklarasikan diri maju di Pilwali Surabaya 2020 sangat tidak pas," ucap Haqqi.

Menurut Haqqi, Kepala Sekolah SMAN 4 Surabaya adalah ASN yang harus mematuhi netralitas yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 42 tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil.

Untuk itu, PC PMII Surabaya mendorong Dinas Pendidikan Jatim untuk melakukan pemeriksaan terhadap kepala sekolah SMAN 4 Surabaya.

"Jika hal tersebut tidak dilakukan, kami menuntut agar Kepala Dinas Pendidikan mundur saja," ucapnya.

Aksi tersebut diikuti oleh lebih kurang seratus anggota PMII dari sejumlah komisariat perguruan tinggi se Surabaya.

Nampak Sekretaris Dinas Pendidikan Jatim Ramliyanto menemui masa dan memberikan klarifikasi langsung kepada para mahasiswa.

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian walaupun memang terjadi kecamatan di Jalan Gentengkali.

Penulis : Sofyan Arif Candra Sakti

Editor : Sudarma Adi

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved