Perundungan di SMPN Kota Malang

KPAI Bakal Kunjungi Bocah SMP Korban Bullying di Malang, Pastikan Kenyamanan MS Kembali Sekolah

Komisioner KPAI, Retno Listyarti bakal kunjungi MS, bocah korban bullying di SMPN Malang. Tanyakan kenyamanannya lanjut di sekolah yang sama.

KPAI Bakal Kunjungi Bocah SMP Korban Bullying di Malang, Pastikan Kenyamanan MS Kembali Sekolah
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti (berjilbab coklat) saat berbincang dengan Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Yunar Hotma Parulian Sirait di Mapolres Malang Kota. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kasus perundungan atau bullying yang menimpa seorang siwa SMP Negeri di Malang berinisial MS (13) mendapatkan perhatian dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Kabarnya, KPAI akan segera mendatangi korban perundungan, MS.

Komisioner KPAI, Retno Listyarti mengatakan tujuan pihaknya mendatangi korban perundungan tersebut adalah untuk memastikan kenyamanan MS di sekolah.

SKD CPNS 2020 Masuki Hari Keempat, Pemkot Surabaya Pastikan Jalannya Tes Berjalan Lancar

Aksi Demo Ratusan Warga Desa Juwono Nganjuk, Tolak Pabrik Air Mineral Berdiri, Ganggu Air Tanah

"Kita ingin memastikan apakah korban ini nyaman untuk kembali di tempat sekolahnya tersebut. Kalau tidak nyaman, akan kita perintahkan agar pihak dinas pendidilan untuk mencarikan tempat sekolahan yang lebih nyaman dan tidak jauh dari tempat tinggalnya," ujarnya kepada TribunJatim.com, Rabu (12/2/2020).

Ia juga menjelaskan bahwa korban hingga saat ini masih belum dapat dimintai keterangan.

"Karena saat ini kondisi psikologisnya masih trauma sehingga harus dipulihkan dahulu. Kita juga tak bisa memaksa seorang anak untuk memberikan keterangan apalagi dalam keadaan terguncang secara emosi," jelasnya.

Kunjungi Palopo, Ketua DPD RI LaNyalla Sempatkan Sholat di Masjid Tertua, Disambut Upacara Adat

Ratusan Pekerja Demo Kebijakan PT Semen Indonesia, Namun Sayang Tak Ditemui Anggota DPRD Tuban

Dan meski pihak kepolisian telah mendapatkan keterangan dari keluarganya, tetap saja keterangan korban perlu untuk didengar.

"Kita juga meminta agar korban dan keluarganya juga dalam perlindungan. Dan pihak kepolisian telah mengkontak LPSK untuk mendampingi korban dan keluarga korban," tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Yunar Hotma Parulian Sirait menerangkan pihaknya akan secepatnya menggelar rekonstruksi kasus perundungan itu.

20 Ungkapan Aku Cinta Kamu dalam Berbagai Bahasa Daerah untuk Valentine 2020: Ambon, Bugis, Papua

"Kita akan segera menggelar rekonstruksi setelah pemeriksaan saksi dan konfrontasi. Mudah mudahan akan digelar dalam minggu ini," bebernya.

Pihaknya juga akan berencana memanggil para tersangka kasus tersebut.

"Kita akan lakukan pemeriksaan lanjutan. Dan kita tetap masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan

Editor: Heftys Suud 

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved