Kronologi Maling Motor di Malang Dilubangi Betisnya, Pelaku Sembunyi di Rumah Mertua

Dua pelaku curanmor terpaksa dilumpuhkan oleh Satgas Jogoboyo Ditreskrimum Polda Jatim.

Kronologi Maling Motor di Malang Dilubangi Betisnya, Pelaku Sembunyi di Rumah Mertua
Tribunjatim/Luhur Pambudi
Kedua pelaku saat dikeler Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dua pelaku curanmor  terpaksa dilumpuhkan oleh Satgas Jogoboyo Ditreskrimum Polda Jatim.

Pelaku bernama Anang Makruf (31) dan Akhmad Soleh (23). Keduanya merupakan warga Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Betis kaki kedua pelaku dihadiahi timas panas yang dimuntahkan dari pistol petugas Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Kompol Oki Ahadian Purwono mengungkap kronologi penangkapan kedua pelaku.

Anang Makruf ternyata saat diburu oleh polisi, sedang bersembunyi di kediaman mertuanya di Dusun Jeruk, Desa Sri Gading, Lawang, Kabupaten Malang.

Satu Dari Tiga Bocah Tenggelam di Kali Pucang Sidoarjo Sudah Ditemukan

Dua Pelaku Curanmor Asal Pasuruan Ini Menyerah Setelah Ditembak Kakinya

Persebaya Surabaya Kalah 0-1 dari Bhayangkara FC, Aji Santoso Sebut Skuat Bajul Ijo Kurang Beruntung

Saat dilakukan proses pengintaian yang berujung pada penggerebekkan lokasi persembunyiannya

Diluar dugaan, Anang melakukan perlawanan terhadap petugas yang tengah menyergapnya.

"Iya melakukan upaya perlawanan. Dan anggota kami terpaksa melakukan kedua tersangka itu," katanya di Mapolda Jatim, Rabu (12/2/2020).

Setelah diinterogasi, ungkap Oki, pelaku tak beraksi seorang diri, Anang ditemani seorang rekannya, Akhmad Soleh (23).

Soleh ternyata bersembunyi di kediamannya di Dusun Banyusari, Blarang, Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Tak disangka saat dilakukan penggerebekkan di kediamannya, Soleh ternyata juga melakukan perlawanan kepada petugas.

"Mereka mencoba melawan terpaksa kami lumpuhkan," pungkasnya.

Sekitar pukul 19.35 WIB, kedua pelaku digelandang ke ruang penyidik Ditreskrimum Polda Jatim.

Seraya tertatih-tatih merintih menahan nyeri luka tembakkan di betis kaki mereka, keduanya dibopong beberapa petugas menuju ke sebuah ruang paling ujung di sisi utara Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved