Setahun Khofifah-Emil, Pemimpin Trengginas dan Financial Capacity Percepat Transformasi Pembangunan

Memperingati setahun Khofifah–Emil, Prof Mas'ud Said menyatakan bahwa kepemimpinan trengginas dan financial capacity percepat transformasi pembangunan

Setahun Khofifah-Emil, Pemimpin Trengginas dan Financial Capacity Percepat Transformasi Pembangunan
TRIBUNJATIM.COM/AQWAMIT THORIQ
Khofifah-Emil 

TRIBUNJATIM.COM - Kamis (13/2/2020) beso, pemerintahan Khofif-Emil Dardak dalam memimpin Jawa Timur genap berusia setahun.

Mengevaluasi setahun pemerintahan Khofifah-Emil , Direktur Pascasarjana Universitas Islam Malang Prof M Mas’ud Said PhD menyampaikan pendapat dan analisanya.

Menurut Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur ini, dalam praktek pemerintahan, financial capacity atau kekuatan pembiayan adalah salah satu pilar penting akselerasi pembangunan dan percepatan pembangunan disamping faktor efektifitas kepemimpinan dan faktor birokrasi yang bekerja efektif - inovatif.

Setahun di bawah kepemimpinan Khofifah – Emil, Jawa Timur bertransformasi baik dalam kultur birokrasi yang CETTAR, lebih fokus kepada pembangunan manusia maupun kebangkitan berbagai wilayah.

Melalui usulan program strategisnya yang digodok matang, Pemerintah Pusat, kata Mas'ud Said menerbitkan blueprint percepatan pembangunan ekonomi dan infrastruktur di Jawa Timur melalui Keputusan Presiden (Perpres) No. 80 / 2019 yang berisi tak kurang dari rencana 218 proyek di kawasan Gerbangkertasusila, pengembangan ekonomi kawasan Selingkar Wilis,
Kawasan Bromo Tengger Semeru dan Jalur Lingkar Selatan.

Walau sumber pembiayaan proyek proyek yang membutuhkan 292,4 triliun tersebut bersumber dari gabungan empat pilar; APBN, APBD Propinsi, APBD Kabupaten Kota dan biaya dari sektor swasta, tentu pemilihan national major project tersebut tak lepas dari pentingnya posisi Jawa Timur dalam konteks percepatan pembangunan nasional dan kepercayaan
pemerintah pusat kepada kepemimpinan Khofifah yang dikenal trengginas dan bekerja cepat.

Kalau angka 29,2 triliun itu dibagi dalam 5 tahun anggaran, maka rata rata setahun ada tambahan sekitar 58 triliun rupiah lebih dalam setiap tahunnya. Dalam setahun pemerintahan propinsi rata rata menganggarkan keperluan infrastruktur dan pengembangan ekonomi tak lebih dari 5 persen total APBD propinsi.

Sebagaimana diketahui APBD Propinsi Jawa Timur pada 3 tahun belakangan ini yaitu tahun 2018 sampai tahun 2020 berkisar antara angka 29,4 sampai 34,5 triliun rupiah. Itupun dibagi berbagai pembiayaan untuk gaji pegawai, untuk sektor pendidikan, sektor kesehatan dan kebutuhan lainnya sehingga pembiayaan ekonomi dan infrastruktur di Jatim tak lebih dari 5 triliun per tahun. Dengan demikian dalam hitungan kasar angka 56 triliun. Ini 11 kali lipat anggaran tahun tahun sebelumnya.

Sebagai perbandingan, APBD Propinsi Jawa Tengah tahun 2020 ini sebesar 28, 77 trilun rupiah. Propinsi Jawa Barat yang memiliki penduduk terbesar di pulau Jawa pada tahun 2020 ini pada kisaran angka 46 triliun rupiah.

Dikatakan, postur pembiayaan infrastruktur dan pembangunan ekonomi di semua propinsi proporsinya kurang lebih sama, sehingga Jatim akan mendapatkan advantage percepatan pembangunan selama dipimpin Khofifah-Emil.

Jabatan Gubernur bukanlah amanah pemerintahan tinggi pertama yang pernah diemban oleh KIP- Emil. Khofifah pernah
menjabat sebagai pimpinan di DPR RI, sebagai Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan (1999-2001), Sebagai Kepala BKKBN dan Menteri Sosial RI (2014-2017).

Sedangkan Wagub Emil Dardak adalah sosok gererasi milenial yang sempat menjadi Bupati Trenggalek. Khofifah Indar Parawansa belakangan dianugerahi Pemimpin Perubahan oleh MenPAN-RB khususnya dalam penciptaan zona integritas pada beberapa unit Satuan Kerja perangkat daerah (SKPD) di Jatim dan Long Life Achievement Award dari Mendagri Tito Karnavian karena perstasinya memimpin PP Muslimat Nahdlatul Ulama.

Menurut Mas'ud Said, Khofiah Indar Parawansa, adalah sosok tokoh nasional yang sangat penting untuk dicatat langkah dan kiprahnya.

Bukan saja terkenal sehingga bisa memperoleh suara terbanyak pada Pilkada Jatim. Total suara Khofifah - Emil dalam Pilkada 2018 melebihi suara gubernur terpilih manapun di Jawa Barat, Jawa Tengah dan DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia. Khofifah adalah muslimah tangguh abad ini, pribadi yang sangat energetik yang wawasan keagamaannya sangat mendalam. 

Mas'ud Said
Mas'ud Said (profmasudsaid.weebly.com)
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved