Sopir dan Kondektur Bus Sinar Mandiri Diringkus Polisi Tuban Usai Keroyok Sopir, Dipicu ini

Satreskrim Polres Tuban menangkap Muhadi (45) sopir Sinar Mandiri nopol N 7425 UG dan Thomas (30) kondektur bus asal Kabupaten Rembang.

Sopir dan Kondektur Bus Sinar Mandiri Diringkus Polisi Tuban Usai Keroyok Sopir, Dipicu ini
M Sudarsono/Surya
Bus Sinar Mandiri diamankan di halaman samping Mapolres Tuban 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Satreskrim Polres Tuban menangkap Muhadi (45) sopir Sinar Mandiri nopol N 7425 UG dan Thomas (30) kondektur bus asal Kabupaten Rembang.

Keduanya ditangkap setelah melakukan pengeroyokan terhadap sopir bus jaya utama, Eko Budi Prasetyo (28) asal Kelurahan/Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung.

Terungkap pengeroyokan tersebut dipicu karena saling salip.

Saat bus jaya utama berhenti menunggu penumpang di sebelah utara Rest Area, tepatnya di jalan RE Martadinata, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kota Tuban.

Kedua awak Sinar Mandiri langsung masuk bus memukul dan menendang korban hingga tak berdaya.

"Ya karena saling salip, akhirnya sopir dan kondektur bus sinar mandiri melakukan pengeroyokan kepada sopir bus jaya utama," kata Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Yoan Septi Hendri kepada wartawan, Kamis (13/2/2020).

Jelang Valentine, Outlet Jual Kondom di Kota Kediri Disidak, Dinkes: Jauhkan dari Anak di Bawah Umur

Tebing 10 Meter di Desa Semurup Trenggalek Longsor, Dinding Semi Permanen Rumah Warga Jebol

Forum Alumni Jogja Pamekasan, Sambut Positif Bioskop Kota Cinema Mall

Yoan menjelaskan, peristiwa ini hampir terjadi satu bulan, tepatnya Sabtu, (18/1/2020), sekitar pukul 16.00 WIB.

Namun, setelah melakukan penganiayaan kedua tersangka langsung kabur meninggalkan jejak ke arah Surabaya. Sehingga polisi yang mendapat laporan melakukan penyelidikan dan berujung pada penangkapan.

Sopir dan kondektur Sinar Mandiri ditangkap saat berhenti di jalan Letda Sutjipto, Kelurahan Mondokan, Tuban, saat perjalanan dari Surabaya ke Semarang.

"Sudah kita tangkap kemarin, kita jerat pasal 170 KUHP ancaman pidana 5,6 tahun penjara. Untuk korban masih dirawat di rumah sakit Surabaya karena belum bisa kerja," terangnya kepada Tribunjatim.com.

Kini, bus Sinar Mandiri nopol N 7425 UG telah diamankan di Mapolres Tuban dijadikan sebagai barang bukti.(nok/Tribunjatim.com)

 

Penulis: M Sudarsono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved