Tak Ada Lagi Antrean di Disdukcapil Lamongan, Ini Kiatnya

Pencetakan KTP elektronik dan Kartu Keluarga (KK) di Lamongan kini sudah bisa dilakukan di 27 kecamatan di Kabupaten Lamongan.

Tak Ada Lagi Antrean di Disdukcapil Lamongan, Ini Kiatnya
surya/Hanif Manshuri
Bupati Lamongan Fadeli yang tengah melakukan sidak pelayanan, Kamis (13/2/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Pencetakan KTP elektronik dan Kartu Keluarga (KK) di Lamongan kini sudah bisa dilakukan di 27 kecamatan di Kabupaten Lamongan.

Terobosan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lamongan untuk mendekatkan pelayanan, dan masyarakat tidak perlu jauh - jauh ke Disdukcapil Lamongan.

​Praktis saat ini sudah tidak dijumpai lagi, antrean mengular di Kantor Disdukcapil Lamongan jalan Veteran. Area parkir juga tidak lagi dipadati kendaraan masyarakat yang akan mengurus dokumen kependudukan.

​Sementara untuk dokumen kependudukan lain, seperti Akta Kelahiran, Akta Kematian dan Kartu Identitas Anak (KIA), pencetakannya masih harus di Disdukcapil.

​Pencetakan KTP elektronik dan KK sudah bisa dilakukan di kantor kecamatan, pelayanan menjadi semakin cepat. Karena Disdukcapil sudah memanfaatkan teknologi, untuk tanda tangan kepala dinas cukup secara elektronik melalui gawai.

Kehamilan Mulan Jameela 10 Tahun Lalu Diungkit Dhani, Kehadiran 3 Anak Maia Dikenang, Ramai Reaksi

Folm Horor Djoerig Salawe’ Mengisahkan Penggila Judi Togel Bersekutu dengan Setan

TERKUAK Wanita yang Ditelanjangi Pria Madura adalah Orang Gila, Sering Ganggu Warga Pakai Air Liur

​Seperti yang dituturkan Siti Aminah dari Kecamatan Sugio kepada Bupati Fadeli yang tengah melakukan sidak pelayanan, Kamis (13/2/2020).

​“Saya mengurus Akta Kematian untuk bapak Saya. Datang langsung dilayani, dan ini tinggal menunggu proses pencetakan. Alhamdulillah, rupanya sekarang semakin cepat, bisa selesai dalam sehari,” ujarnya.

​Kepada Fadeli, Siti Aminah juga menjelaskan bahwa pengurusan Akta Kematian itu gratis.

“Gratis pak, sama sekali tidak dipungut biaya,” jelasnya.

​Bupati Fadeli menegaskan persoalan pelayanan menjadi perhatian utamanya. Karena itu semua pelayanan di Lamongan harus berinovasi, mereformasi diri, agar semakin memudahkan masyarakat.

​Salah satunya dengan mendirikan Mall Pelayanan Publik (MPP). Di tempat ini nantinya semua jenis pelayanan yang selama ini berada di beberapa perangkat daerah akan disatukan.

​MPP ini juga akan menggandeng pelayanan di luar Pemkab Lamongan. Mulai dari perbankan, pertanahan, pajak, hingga keimigrasian.

​Di MPP ini pula Disdukcapil akan menempatkan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang memungkinkan masyarakat mencetak semua dokumen kependudukan secara mandiri. (hanif manshuri/Tribunjatim.com)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved