Busa Mirip Salju Cemari Sungai di Pandaan Pasuruan

Sungai yang berada di Dusun Kedondong, Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan tercemar, Jumat (14/2/2020) pagi.

Busa Mirip Salju Cemari Sungai di Pandaan Pasuruan
(Surya/Galih Lintartika)
Busa penuhi sungai yang berada di Dusun Kedondong, Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan tercemar, Jumat (14/2/2020) pagi. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Sungai yang berada di Dusun Kedondong, Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan tercemar, Jumat (14/2/2020) pagi.

Warga pun geger. Sebab, secara tiba - tiba sungai yang biasanya jernih ini dipenuhi busa putih. Biasanya, sungai ini dimanfaatkan warga setempat untuk Mandi, Cuci, Kakus (MCK).

Informasi yang didapatkan, busa tebal ini mulai menumpuk di sepanjang aliran sungai sejak pagi sekitar pukul 06.15 WIB.

"Busa-busa itu muncul pagi hari. Kami juga tidak tahu darimana asalnya, tapi dugaan kuat busa berasal dari pabrik pengelolaan plastik ," kata Arman salah satu warga setempat kepada Tribunjatim.com, Jumat (14/2/2020).

Arman mengaku mengetahui sungai dipenuhi busa itu saat berjalan mau melihat sawah. Saat sesampainya di bibir sungai, ia pun kaget melihat aliran sungai dipenuhi busa tebal.

Selanjutnya, bapak dua anak ini melapor dan memberitahukan ke warga lainnya. Tak berselang lama, warga pun berbondong-bondong melihat busa seperti salju ini yang memenuhi aliran sungai tersebut.

Meski Pulang Tanpa Gelar Juara, Sabah FA Akui Dapat Banyak Pelajaran dari Piala Gubernur Jatim 2020

Bupati Mas Ipin Nangis saat Takziah ke Rumah Warga Meninggal Akibat DBD, Keluarga Sambat Layanan RS

Login Portal.ltmpt.ac.id untuk Daftar SNMPTN 2020, Dibuka Mulai Hari Ini, Masukkan Email & Password

Sartono warga lainnya juga mengaku khawatir busa-busa ini bisa mengganggu ekosistem yang ada di sungai.

"Kalau dibiarkan terus dikwatirkan busa-busa itu mencemari sungai. Apalagi sungai tersebut untuk mengalir ke sawah, bisa-bisa terganggu sawah kami," tambahnya kepada Tribunjatim.com.

Sementara itu, kemunculan busa - bisa di sungai ini menarik perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan. Tim gabungan yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan langsung sidak.

Dari sidak, tim gabungan ini menemukan beberapa pelanggaran yang tidak dipenuhi oleh salah satu perusahaan yang diduga kuat limbahnya mencemari lingkungan ini.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved