Masyarakat Surabaya Inginkan Sosok Seperti Risma Dalam Pilwali Surabaya 2020, Survei: Suka Blusukan

Masyarakat Surabaya masih menginginkan sosok seperti Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk memimpin Surabaya ke depan.

Masyarakat Surabaya Inginkan Sosok Seperti Risma Dalam Pilwali Surabaya 2020, Survei: Suka Blusukan
IST - Dok Humas Pemkot
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini soroti kasus wanita janda tewas bersimbah darah di rumah kos Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Masyarakat Surabaya masih menginginkan sosok seperti Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini untuk memimpin Surabaya ke depan.

Hal tersebut merupakan hasil survei Pusat Riset Pilkada Jatim Jtv bekerjasama dengan Tim Survei Pilkada Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya yang dirilis, Jumat (14/2/2020).

Tenaga Ahli Tim Survei Pilkada ITS, Agnes Tuti Rumiati, menyebut, masyarakat Surabaya menyukai sosok Risma sapaan akrab Tri Rismaharini yang merakyat, suka blusukan, tegas, dan memahami kondisi lapangan.

"Masyarakat sudah menilai kota Surabaya sangat baik dalam pengelolaan kotanya tapi itu justru jadi konsen utama agar dipertahankan (Wali Kota selanjutnya)," ucap Agnes Tuti Rumiati.

Pembebasan Lahan di GRR, Pertamina Gelontorkan Triliunan Rupiah, Berikut Harga Tanah yang Ditetapkan

Valentine Day, Pasar Bunga di Jalan Kayoon Surabaya Diserbu Pengunjung

Beredar Brosur Eri Penerus Risma, Dipanggil Bawaslu, Eri Cahyadi Ucap: Saya Gak Kenal Pemasangnya

Ekonomi Digital Berdampak ke Industri, STIE Perbanas Surabaya Gelar Seminar Sharia Economy Festival

Bawaslu Kota Surabaya Benarkan Rencana Pemanggilan Kepala Bappeko Eri Cahyadi

Dua Spesialis Curanmor Pakai Obeng di Malang Dihadiahi Timah Panas, Persenjatai Diri dengan Celurit

Selain itu, kriteria sosok pemimpin idaman masyarakat Surabaya selain jujur adalah mampu mengatasi masalah ekonomi.

Dari data yang dipaparkan Agnes Tuti Rumiati, di permasalahan ekonomi masyarakat masih banyak yang mengeluhkan terbatasnya peluang kerja dimana dalam penyediaan lapangan pekerjaan, masyarakat hanya memberi skor 2,98 dari rentang 1-5.

Selain masalah ekonomi, masyarakat juga mengidamkan pemimpin yang mampu mengatasi masalah lingkungan terutama banjir.

Dari survei tersebut masyarakat masih mengeluhkan banjir yang masih terjadi di beberapa tempat (dalam hitungan waktu 1-2 jam). Got dan sungai masih dipenuhi sampah.

Bersenjata Celurit, Pencuri Motor di Malang Diberi Hadiah Timah Panas Polisi Saat Akan Ditangkap

Polda Jatim Tembak Dua Pelaku Curanmor, Satu di Antaranya Residivis yang Baru Keluar dari Penjara

PSG Gresik Datangkan Arif Suyono Si Keceng, Pelatih The Last Girton: Dia Pemain Profesional

"Ini membutuhkan kapabilitas calon yang tinggi. Partai harus bisa memunculkan calon yang dibutuhkan oleh masyarakat bukan karena dipilih karena ketokohan," lanjut Agnes Tuti Rumiati.

Ketika kandidat menonjolkan kemampuan daripada ketokohannya maka masyarakat akan melihat calon yang diinginkan.

"Politik identitas juga tidak laku lagi Surabaya. Hasil survei, masyarakat Surabaya sangat rasional dan sudah sangat paham yang utama dan paling dibutuhkan adalah kemampuan," ucapnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti

Editor: Elma Gloria Stevani
 

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved