Pejabat Pajak dan Bea Cukai se-Jatim Eksplorasi Inovasi Banyuwangi

pejabat eselon II dan III di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) se-Jawa Timur berkunjung ke Banyuwangi

Pejabat Pajak dan Bea Cukai se-Jatim Eksplorasi Inovasi Banyuwangi
Surya/Haorrahman
225 pejabat eselon II dan III di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) se-Jawa Timur berkunjung ke Banyuwangi. 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Sebanyak 225 pejabat eselon II dan III di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) se-Jawa Timur berkunjung ke Banyuwangi.

Selain menggelar rapat koordinasi gabungan (rakorgab), para pejabat ini ke Banyuwangi untuk mengeksplorasi berbagai inovasi yang digeber Banyuwangi.

Dari Ditjen Pajak, hadir Kepala Kanwil DJP Jatim I Ekasila Kusna Jaya, Kepala Kanwil DJP Jatim II Lusiani, Kepala Kanwil DJP Jatim III Agustin Vita Avantin, Kepala Kantor Pajak se-Jatim, serta ratusan kepala seksi DJP.

Sementara dari Ditjen Bea cukai, hadir Kepala Kanwil DJBC Jatim I M. Purwantoro, dan Kepala Kanwil DJBC Jatim II Oentoro Wibowo, beserta jajarannya.

Agustin mengatakan ada sejumlah alasan yang mendorong para pejabat di Kementerian Keuangan tersebut menggelar rakor di kabupaten The Sunrise of Java ini.

Menurutnya Banyuwangi adalah salah satu daerah yang mampu berkembang secara cepat dalam waktu yang cukup singkat. Hal ini didorong adanya semangat perubahan yang kuat di seluruh kalangan masyarakat. Mulai di jajaran pemerintahan hingga masyarakat.

Inilah yang membuat rombongan ini tertarik untuk bertandang ke Banyuwangi. Mereka ingin belajar langsung bagaimana kiat pemerintah daerah menggerakkan warganya.

“Kami sudah melihat langsung kemajuan Banyuwangi yang merata di berbagai sektor. Namun yang paling mengagumkan adalah keseragaman mindset masyarakatnya yang menginginkan Banyuwangi maju. Inilah yang ingin kami pelajari dari Bupati Banyuwangi bagaimana kiat menggelorakan semangat masyarakat sehingga mau bergerak bersama,” kata Agustin kepada Tribunjatim.com.

Bupati Mas Ipin Nangis saat Takziah ke Rumah Warga Meninggal Akibat DBD, Keluarga Sambat Layanan RS

Login Portal.ltmpt.ac.id untuk Daftar SNMPTN 2020, Dibuka Mulai Hari Ini, Masukkan Email & Password

Emosi Kalah Berdebat Seusai Pesta Miras, Pria Asal Lontar Surabaya Ini Tega Bacok Teman Sendiri

Ratusan inovasi yang digeber Banyuwangi juga menjadi perhatian rombongan ini. Mereka menilai Banyuwangi sebagai daerah yang maju dan sangat inovatif.

“Kami juga mencari inspirasi inovasi. Daerah ini adalah sumber belajar yang tepat karena kami melihat banyak inovasi dan kreativitas yang dilakukan daerah ini bisa menjadi masukan berharga untuk peningkatan kinerja kami. Sehingga kami bisa mempercepat reformasi agar berhasil mengahadapi tantangan yang semakin berat,” ujanya.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved