Tak Ada Pengawasan Khusus untuk Kepulangan Warga Jatim Pasca Diobservasi di Natuna

Kemungkinan, warga Jawa Timur yang ikut diobservasi itu akan tiba di Bandara Juanda pada Minggu (16/2/2020). Jika mereka pulang menggunakan pesawat.

Tak Ada Pengawasan Khusus untuk Kepulangan Warga Jatim Pasca Diobservasi di Natuna
Tech Daily via Intisari
Ilustrasi wabah virus corona yang sudah mendunia, mengapa Indonesia masih kebal 

 TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Terhitung ada 65 warga Jawa Timur ikut diobservasi di Natuna. Sebagian besar adalah warga Surabaya.

Pasca menjalani observasi di Natuna, mereka dijadwalkan pulang ke kampung halaman. Setelah tiba di Jakarta, Sabtu (15/2/2020), masing-masing warga akan melanjutkan pulang ke rumahnya masing-masing.

Kemungkinan, warga Jawa Timur yang ikut diobservasi itu akan tiba di Bandara Juanda pada Minggu (16/2/2020). Jika mereka pulang menggunakan pesawat.

"Tapi mereka sudah dinyatakan aman setelah selesai melalui masa inkubasi. Sudah dinyatakan sehat," kata Kepala KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) Kelas I Surabaya M Budi Hidayat kepada Tribunjatim.com, Jumat (14/2/2020).

Jadi, menurut Budi, semua warga itu pulang ke kampung masing-masing selayaknya penumpang umum.

"Tidak ada pemeriksaan, dan tidak ada pengawasan khusus. Sama dengan penumpang umum lainnya," ujar dia saat ditemui di KKP Kelas I Surabaya.

Sehingga, pihaknya juga tidak melakukan persiapan apapun mengenai rencana kepulangan 65 waega Jawa Timur pasca diobservasi di Natuna tersebut.

Besok, Pemkab Lamongan Jemput Dua Mahasiswi yang Pulang Dari China Pasca Jalani Observasi

Cewek Cantik Tulungagung Ngamar Bareng Cowok di Hotel, Celananya Basah Saat Kepergok, Habis Ngapain?

9 Tahap Pendaftaran SNMPTN 2020 di Portal.ltmpt.ac.id, Resmi Dibuka Mulai Hari Ini 14 Februari

Di Bandara Juanda, juga mereka akan diperlakukan sebagaimana penumpang umum lain. Tak ada thermo scanner atau pemeriksaan lain. Sama seperti penumpang umum.

"Kami juga tidak memantau, mereka dari Jakarta naik pesawat apa ke Juanda, tiba jam berapa, dan sebagainya. Karena memang mereka sudah diperlakukan sama dengan penumpang umum. Kalau diawasi kan kasihan juga," urai Budi.

Sebagaimana surat edaran Menteri Kesehatan terkait pelaksanaan observasi di Natuna terhadap WNI yang dipulangkan dari Wuhan, disampaikam bahwa masa observasi berakhir pada Sabtu (15/2/2020) pukul 12.00 WIB. Dengan ketentuan tidak ada satupun warga yang diobservasi mempunyai gejala dan tanda berkaitan dengan corona virus.

Kemenkes akan memberikan surat keterangan sehat kepada semua WNI yang diobservasi sepanjang tidak ada gejala dan tanda berkaitan dengan corona virus.

Pemulangan dijadwalkan hari Sabtu (15/2/2020) dengan didahului acara pelepasan oleh Menko PMK didampingi Menkes, Kepala BNPB, Pangkogasgabpad, Bupati Natuna dan pejabat daerah lain.

Teknis pemulangan setiba di Jakarta akan dilaksanakan oleh Kemendagri, BPNP dan TNI di bawah koordinasi Kemenko PMK.(ufi/Tribunjatim.com)

Penulis: M Taufik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved