Kisah Haru Gadis Surabaya Bawa Boneka Sambut Sang Kakak dari Natuna, Isak Kerinduan & Peluk : Kangen

Kisah Haru Gadis Surabaya Bawa Boneka Sambut Sang Kakak dari Natuna, Isak Kerinduan & Peluk : Kangen

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Sudarma Adi
SURYA/SUGIHARTO
diani nursaufika 

Kisah Haru Gadis Surabaya Bawa Boneka Sambut Sang Kakak dari Natuna, Isak Kerinduan & Peluk : Kangen

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Diany Nursaufika (21) tak dapat menyembunyikan rasa rindunya kepada kakaknya Diany Luciana Aisyah, salah satu mahasiswa asal Surabaya yang pulang dari Natuna pasca dievakuasi dari Wuhan.

Saking gembiranya, dia membawa boneka dan coklat kepada kakaknya yang baru tiba itu.

Gadis cantik yang biasa dipanggil Pipit itu, mengaku sudah sangat rindu dengan kakaknya dan tak sabar menunggu untuk bertemu.

Bahkan, saat menunggu sang kakak di Bandara Juanda, ia terus memeluk boneka winnie the pooh yang akan ia berikan kepada sang kakak.

9 Mahasiswa Unesa dari Natuna Bakal Tiba di Surabaya via Jalur Darat, Orang Tua Bahagia Sambut Anak

Jadwal Pemulangan 4 Mahasiswa Pamekasan, Dijemput Orang Tua di Juanda, Dibawa ke Penginapan Surabaya

Jelang Kepulangan Mahasiswa dari Observasi di Natuna, Unesa Harap Masyarakat Tidak Takut

"Saya bawa boneka sama coklat, ini untuk kakak," katanya, Sabtu (15/2/2020).

Katanya, boneka merupakan barang kesukaan sang kakak, yang jauh-jauh hari sudah ia siapkan sebelum sang kakak tiba di kota pahlawan.

Sedangkan untuk coklat, sengaja ia bawa lantaran masih dalam momen valentine.

Boneka berwarna kuning serta coklat itu didapat dari hasil patungan dengan adik bungsunya, hanya untuk sang kakak yang baru pulang dari Natuna Kepulauan Riau.

Pipit mengaku sudah tak bertemu dengan kakaknya, sekitar selama enam bulan lamanya.

Kakaknya yang merupakan mahasiswa Unesa itu mendapat beasiswa ke negeri seberang.

Meski kerap berkomunikasi via seluler, namun Pipit mengaku kerinduannya belum terbayar sebelum bertemu langsung dengan sang kakak.

"Kangen, sudah enam bulan ditinggal kesana sama kakak," kisahnya sambil berurai air mata.

Saat berkisah itu, matanya nampak memerah, seolah tak dapat menyembunyikan kesedihannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved