Risma Siap Terima Kedatangan Warganya Pasca Karantina Coronavirus di Natuna, Bakal Tetap Pantau

Wali Kota Risma siap menyambut kedatangan warga setelah menjalani observasi coronavirus di Natuna. Pihaknya juga menyiapkan peralatan medis bila perlu

Risma Siap Terima Kedatangan Warganya Pasca Karantina Coronavirus di Natuna, Bakal Tetap Pantau
TRIBUNJATIM.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan telah siap menerima kedatangan warga Surabaya seusai menjalani karantina di Natuna pasca dievakuasi dari Wuhan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan telah siap menerima kedatangan warga Surabaya seusai menjalani karantina di Natuna pasca dievakuasi dari Wuhan.

Informasinya, mereka akan tiba di Surabaya, Sabtu (15/2/2020).

Menurut Risma, meski telah menjalani karantina, pihaknya tetap mengantisipasi dengan menyiapkan peralatan medis bila nantinya diperlukan.

5,2 Miliar Populasi Dunia Bisa Terinfeksi Virus Corona, Ini Cara Penularan & Perlambat Penyebarannya

"Kita sudah siap peralatannya, terutama untuk keluarganya, yang paling penting kan untuk keluarganya," kata Risma, Sabtu (15/2/2020).

Sebelum pulang ke daerah masing-masing, WNI yang dievakuasi dari Wuhan dan sekitarnya memang menjalani karantina terlebih dahulu di Natuna Kepulauan Riau, termasuk warga Surabaya.

Berdasarkan informasi yang didapat, terdapat sekitar 34 warga Surabaya yang akan kembali ke Kota Pahlawan.

Risma mengaku tak khawatir, sebab, mereka terlebih dulu menjalani karantina di Natuna.

"Kalau ada jeda sekian hari kita siap, kemarin kan kita khawatir kalau langsung gimana," ungkap Risma menambahkan.

Gambar Virus Corona Wuhan atau Covid-19 Dirilis untuk Pertama Kalinya, Begini Potret Sebenarnya

Dalam kesempatan beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Febria Rachmanita saat konferensi pers mengatakan, pihaknya tetap akan melakukan pemantauan secara rutin ketika sampai di Surabaya.

"Kita pantau selama dua minggu setiap hari," kata Feny, sapaan akrab Febria Rachmanita.

Nekat Langgar Dekrit Kim Jong-Un, Pejabat di Korut Ditembak Mati Pasca Kabur dari Karantina Corona

Penulis: Yusron Naufal Putra

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved