Bisnis Rizki Rahmadianti Anjlok

Bagi Rizki, bisnis tanpa pondasi manajerial yang bagus tidak akan bisa bertahan lama. Bisa cepat naik, namun juga turun.

TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Memasuki tahun ajaran baru, konveksi baju seragam sekolah kebanjiran order, Jumat (7/7/2017) 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bagi Rizki, bisnis tanpa pondasi manajerial yang bagus tidak akan bisa bertahan lama. Bisa cepat naik, namun juga turun.

Pada 2010, Rizki mengalami stres berat akibat bisnis yang ia jalankan mengalami penurunan sangat drastis.

Selain karena jumlah pesanan yang menurun, itu juga karena minimnya pengetahuan manajerial yang ia miliki.

“Saat itu saya merasa memang usaha ini mulai membutuhkan human resources. Saya yang nggak tahu tentang komunikasi dan manajemen manusia ini, mengalami hal tersebut ya nggak bisa melakukan apa-apa,” terangnya.

Hal itu kemudian mempengaruhi berbagai aspek termasuk keuangan. Saat menjalanka bisnis, Rizki sama sekali tak mengatur keungannya dengan baik misal, mencampur keuangan pribadi dengan bisnis.

“Ketika produksi masih lancar, saya merasa uang ini banyak terus. Nggak pernah habis. Tapi setelah produksi menurun, pemasukan tentu tak sebanyak dulu. Saya baru bisa merasakan kalau seluruh keuangan ini campur aduk,” kenangnya kepada Tribunjatim.com.

Hal itu juga dirasakan Rizki setelah ia resign dari tempat bekerjanya dulu pada 2008. Sejak saat itu, Rizki sudah tak lagi mendapat pemasukan tetap seperti dulu hinga ia merasakan keuangan untuk menjalankan bisnis tak lagi stabil.

Pada tahun 2010 juga, Rizki dalam proses mencari sesuatu yang ingin ia kerjakan terlebih dahulu dari bisnisnya yang sudah di ujung tanduk.

“Saya bingung mau menyelesaikan apa waktu itu, karena semuanya serba nggak ada. Uang nggak ada, stok barang menumpuk dan nggak bisa dijual, ingin kulakan bahan baru juga nggak ada uang, dan produksi nggak bisa jalan,” ungkap Rizki.

Untungnya, pada waktu itu Rizki bersama adiknya mengikuti sebuah workshop dan bertemu salah seorang coach, yang bisa dibilang membantu mengurai kesusahannya.

Halaman
123
Penulis: Akira Tandika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved