KPU Surabaya Butuh 462 Panitia Pemungutan Suara di Pilwali Surabaya 2020

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya memulai proses seleksi terhadap Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS).

KPU Surabaya Butuh 462 Panitia Pemungutan Suara di Pilwali Surabaya 2020
TRIBUNJATIM.COM/BOBBY CONSTANTINE KOLOWAY
Komisioner KPU Surabaya saat menyeleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Surabaya beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya memulai proses seleksi terhadap Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS).

Di Surabaya, jumlah tenaga Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS) yang dibutuhkan mencapai 462 petugas.

Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Hukum dan Pengawasan, Soeprayitno menjelaskan, jumlah tersebut dari akumulasi petugas di 154 kelurahan se-Surabaya.

"Untuk tiap kelurahan, kami membutuhkan tiga petugas," kata Soeprayitno kepada TribunJatim.com ketika dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (18/2/2020).

Proses rekruitmen telah dibuka pada 18 Februari hingga 24 Februari 2020.

"Jumlah pendaftar idealnya dua kali dari yang dibutuhkan," tambah mantan Relawan Pemantau Pemilu dari sejumlah organisasi ini.

Polres Madiun Kota Tangkap Penjual Obat Kuat dan Obat Penggugur Kandungan

PSI Buka Gelombang Kedua Pendaftaran Konvensi Calon Wali Kota Surabaya

Geger Ular Piton Sepanjang 4 Meter Melintas di Pengadilan Negeri Gresik, Masuk Semak-Semak Taman

Arema FC vs Persebaya Surabaya, 7 Motor Dibakar di Luar Stadion, Polisi Usut Kerusuhan Pertandingan

Test Drive New Peugeot 3008 Allure Plus: Konsumsi BBM Tembus 11 Km per Liter

Serunya Naik Bus Surabaya Heritage Track, Cicipi Jajanan dari Seberang Cita Rasa Oriental, Gratis!

Komisioner KPU Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan partisipasi Masyarakat (Parmas), Subairi menambahkan, bahwa ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi para pendaftar.

Di antaranya, tidak pernah menjadi anggota partai politik.

"Termasuk tidak menjadi tim kampanye peserta pemilu. Ini dinyatakan dengan surat pernyataan yang sah," urai Bairi ketika dikonfirmasi terpisah.

Tak hanya terlibat dengan peserta pemilu, calon Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS) juga bukan penyelenggara pemilu di dua periode jabatan yang sama.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved