Home Industry Sabu di Pasuruan Digerebek

Polres Pasuruan Telusuri Tempat Produsen Narkoba Belanja Bahan Baku Sabu-sabu

Dari hasil pemeriksaan, diketahui para tersangka membeli bahan baku pembuatan sabu di toko online dan offline.

TRIBUNJATIM.COM/GALIH LINTARTIKA
Satresnarkoba Polres Pasuruan akhirnya mengungkap sejumlah titik yang diduga kuat dijadikan tempat para tersangka membeli bahan baku sabu dalam kasus pembuatan sabu yang baru saja digerebek kepolisian. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Satresnarkoba Polres Pasuruan akhirnya mengungkap sejumlah titik yang diduga kuat dijadikan tempat para tersangka membeli bahan baku sabu dalam kasus pembuatan sabu yang baru saja digerebek kepolisian.

Kasatnarkoba Polres Pasuruan AKP Sugeng Prayitno mengatakan, dari hasil pemeriksaan, diketahui para tersangka membeli bahan baku pembuatan sabu di toko online dan offline.

Para tersangka mengkombinasi tempat pembelian bahan mereka.

"Kalau di offline ada di apotek dan di temannya. Untuk online ada di sebuah aplikasi jual beli barang online. Ini yang masih kami cari, siapa yang memasok bahan baku pembuatan sabu ke para tersangka," kata AKP Sugeng Prayitno.

Test Drive New Peugeot 3008 Allure Plus, Petualangan SUV Makin Nyaman dengan Fitur Canggih & Modern

Polisi Bersenjata Lengkap Diminta Lakukan Pendampingan Tim KPK Selama di Tulungagung

Ambil 30 Ribu Pil Doble L di Kosan, Pria Kediri Dituntut Lima Tahun Penjara dan Denda Rp 800 Juta

Satresnarkoba Polres Pasuruan akhirnya mengungkap sejumlah titik yang diduga kuat dijadikan tempat para tersangka membeli bahan baku sabu dalam kasus pembuatan sabu yang baru saja digerebek kepolisian.
Satresnarkoba Polres Pasuruan akhirnya mengungkap sejumlah titik yang diduga kuat dijadikan tempat para tersangka membeli bahan baku sabu dalam kasus pembuatan sabu yang baru saja digerebek kepolisian. (TRIBUNJATIM.COM/GALIH LINTARTIKA)

Junjung Tinggi Nilai Kepahlawanan, STIE Perbanas Surabaya Gelar Lomba Paskibra Tingkat SMP dan SMA

Agus Sulyanto Angkat Telepon Saat Menyetir, Mobil Pikap Tercebur ke Sungai di Desa Ploso Sidoarjo

Polemik Pemberian Gelar Warga Kehormatan Bagi Eko Wahyudi, Gerindra Jatim Minta Jangan Didramatisir

Sugeng, sapaan akrab Kasatnarkoba Polres Pasuruan mengatakan, untuk offline, pihaknya mensinyalir para tersangka ini dipasok beberapa barang dari sebuah apotek di Malang.

"Kami masih menyelidiki dugaan apotek yang ikut memasok bahan baku pembuatan sabu, seperti cairan HCL, alkohol dan lainnya dalam jumlah yang besar. Ini anggota masih bekerja di lapangan," kata AKP Sugeng Prayitno.

AKP Sugeng Prayitno menerangkan, di sisi lain, pasokan red fosfor dan bahan kimia lainnya didapatkan tersangka dari temannya di Magelang. Kebetulan, kata dia, pemasok dari Magelang ini sudah berhasil diamankan.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, dia (tersangka) mengaku barang itu dipasok dari Jakarta. Selanjutnya dikirim ke Magelang sebelum akhirnya didistribusikan ke Pasuruan. Ini rentetan yang sangat panjang," jelasnya

Menurut Sugeng, untuk toko online ini pihaknya juga sedang memeriksanya. Berdasarkan pengakuan para tersangka, mereka mendapatkan obat batuk pilek yang tergolong keras itu di toko online.

Besok, PDIP Akan Umumkan Rekomendasi Calon Kepala Daerah di Pilkada Serentak 2020

Viral Kabar Penculikan Anak di Lamongan, Kapolres: Berita Hoax, Jangan Ambil Kesimpulan Sendiri

Mengulik Keunggulan Teknologi All New Honda BeAT 2020, Skutik Andalan yang Laris Manis di Pasaran

"Ini akan kami cek kebenarannya. Tim sedang melakukan penelusuran. Tapi berdasarkan pengakuan tersangka, barang khusus obat batuk pilek itu dipesan melalui aplikasi belanja online. Ini akan kami kembangkan, kalau terbukti akan kami proses sekalian," papar dia.

Ia memastikan akan terus mengembangkan kasus ini. Kata dia, semisal ada perkembangan dari hasil penyelidikan lebih lanjut akan disampaikan. Yang jelas, pihaknya akan terus mengusut hingga tuntas agar pihak lain juga ikut bertanggung jawab dalam kasus ini.

Penulis: Galih Lintartika

Editor: Elma Gloria Stevani

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved