Breaking News:

Putra Kiai di Jombang Terduga Pencabul Belum Ditangkap, Aliansi Kota Santri Sebut Polisi Tak Serius

Polda Jatim tak kunjung menangkap putra kiai di Jombang, terduga pencabulan santriwati. Aliansi Kota Santri menilai polisi tak serius.

Penulis: Sutono | Editor: Arie Noer Rachmawati
SURYA/SUTONO
Demonstrasi oleh Aliansi Kota Santri Lawan Kekerasan Seksual di Polres Jombang pada 8 Januari lalu, menuntut MSA, putra kiai tersangka pencabulan santriwati ditahan. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Kegagalan Polda Jatim mengangkap MSA (39), putra kiai ternama Jombang yang jadi tersangka pencabulan terhadap santriwatinya, ditanggapi 'sinis' oleh Aliansi Kota Santri Lawan Kekerasan Seksual'.

Sekretaris Aliansi, Palupi Pusorini, menyesalkan gagalnya upaya paksa yang dilalukan polisi terhada putra kiai warga Desa Losari, Kecamatan Ploso, Jombang.

Palupi yang juga kuasa hukum korban pencabulan (inisial NA, santriwati asal Jawa Tengah) mengaku terheran-heran dengan kegagalan polisi menangkap tersangka dengan alasan kalah jumlah massa.

Putra Kiai Jombang Bakal Ditindak Tegas Polda Jatim, Bila Bergeming dalam Langkah Persuasif Penyidik

Palupi berpandangan, polisi tidak serius dalam menerapkan 'upaya paksa' atau menangkap tersangka.

Dikatakan, seharusnya polisi memiliki perhitungan dan strategi matang sebelum melalukan penangkapan itu.

"Kami tidak tahu jelas apa pertimbangan Polda Jatim. Yang jelas seharusnya Polda Jatim sudah itung-itungan di awal terkait strategi yang dilakukan," ungkap Palupi, Selasa (18/2/2020).

Seharusnya, sambung aktivis isu-isu perempuan dan anak ini, sudah bisa memetakan situasi saat itu.

"Misal berapa jumlah massa yang mengawal tersangka, apakah sebanding dengan jumlah anggota polda yang diterjunkan," imbuhnya.

Dengan kegagalan polisi menangkap MSA ini, Palupi tetap mendesak agar polisi tetap melakukan upaya jemput paksa terhadap MSA.

Putra Kiai di Jombang Tak Gubris Panggilan Polisi, Terduga Pencabul Santriwati Diminta Kooperatif

Dia yakin polisi akan bekerja secara profesional untuk menangani dan menyelesaikan kasus yang menjadi sorotan masyarakat ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved