Tingkatkan Kapasitas, Pemkab Blitar Beri Pelatihan dan Bimbingan Untuk Kepala Desa

Pemkab Blitar menggelar workshop Peningkatan Kapasitas Kepala Desa dalam Memperkuat Pelaksanaan Pemerintah Desa se-Wilayah Kabupaten Blitar.

Tingkatkan Kapasitas, Pemkab Blitar Beri Pelatihan dan Bimbingan Untuk Kepala Desa
Surya/samsul hadi
Wabup Blitar Marhaenis membacakan sambutan Bupati Blitar, Rijanto saat pembukaan bimtek untuk kepala desa se-Kabupaten Blitar di Kota Malang, Rabu (19/2/2020) malam. 

 TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Pemkab Blitar menggelar workshop Peningkatan Kapasitas Kepala Desa dalam Memperkuat Pelaksanaan Pemerintah Desa se-Wilayah Kabupaten Blitar.

Workshop itu diadakan selama dua hari Rabu (19/2/2020)-Kamis (20/2/2020) di Kota Malang.

Workshop itu diikuti seluruh kepala desa dan kepala kelurahan di Kabupaten Blitar. Para camat, kepala bagian, dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis juga ikut dalam workshop tersebut.
Acara workshop dibuka oleh Wakil Bupati Blitar, Marhaenis Urip Widodo. Marhaenis membacakan sambutan Bupati Blitar, Rijanto dalam acara itu.

Marhaenis dalam sambutannya Bupati menyampaikan Kabupaten Blitar telah sukses melaksanakan pemilihan kepala desa secara serentak di 167 desa pada 15 Oktober 2019. Para kepala desa terpilih sudah dilantik pada 13 Desember 2019.

Pelaksanaan pemilihan kepala desa merupakan sebuah proses menghasilkan kepala desa yang berkualitas. Kepala desa harus bisa menyelenggaran pemerintahan desa, pembangunan desa, dan pemberdayaan masyarakat desa dengan baik.

"Kepala desa sebagai figur di masyarakat harus peka terhadap segala sesuatu yang terjadi di masyarakat," kata Marhaenis.

Marhaenis juga berpesan kepada kepala desa khusunya kepala desa yang baru dilantik untuk siap melaksanakan tugasnya dan menguasai aturan yang menjadi pedoman dalam menjalankan tugasnya untuk mewujudkan pemerintahan desa yang baik.

Tangis Pilu Noah Temani BCL saat Tahlilan Wafatnya Ashraf, Tak Berhenti Berdoa, Cintami: Nggak Tega

Menurutnya, sebanyak 167 kepala desa yang baru dilantik mempunyai latar belakang berbeda-beda. Tidak semua kepala desa yang baru dilantik memahami soal pemerintahan desa.

Sebab, sebagai kepala desa yang baru dilantik dulunya masyarakat biasa belum pernah berkecimpung di pemerintahan desa.

Berbeda dengan kepala desa yang sudah pernah menjabat. Kepala desa yang sudah pernah menjabat mempunyai bekal pengalaman dalam menjalankan pemerintahan desa.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved