Warga Desa Bulusari Pasuruan Gelar Aksi Di LBH Ansor Jatim, Klarifikasi Soal Laporan Intimidasi

Puluhan warga Dusun Jurangpelen gelar aksi di halaman kantor LBH Ansor Jatim. Klarifikasi pernyataan Otman Ralibi soal adanya intimidasi.

Warga Desa Bulusari Pasuruan Gelar Aksi Di LBH Ansor Jatim, Klarifikasi Soal Laporan Intimidasi
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Suasana gelaran aksi di halaman LBH Ansor Jatim, Jumat, (21/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Massa dari puluhan warga Dusun Jurangpelen, Desa Bulusari, Gempol, Pasuruan menggelar aksi di halaman kantor LBH Ansor Jatim, Jumat, (21/2/2020). 

Mereka membentangkan sejumlah spanduk yang bertuliskan aspirasi dari warganya yang merasa dirugikan.

Nuril, seorang perwakilan warga mengatakan, aksi tersebut digelar guna mengklarifikasi ihwal intimidasi oleh seorang yang mengaku kuasa hukum warga. 

Polah Lucinta Luna di Dalam Penjara Terungkap, Disebut Ributkan Wig Tapi Lahap Dikasih Makan

Obrolan Malam Terakhir Ashraf Sinclair & BCL, Ayah Noah Tanya Pilihan, Setelahnya Tak Sadarkan Diri

"Kami datang ke kantor LBH Ansor Jatim ini untuk tabayyun atau mengklarifikasi pernyataan Otman Ralibi yang mengaku Kuasa Hukum warga Desa Bulusari dan mengatas namakan LBH Ansor Jatim. Jadi, tidak benar jika ada intimidasi dari oknum aparat kepada warga. Justru, membuat lapangan pekerjaan bagi warga," jelas Nuril, Jumat, (21/2/2020).  

Sayangnya, perwakilan warga tidak bisa bertemu dengan pihak LBH Ansor Jatim atau Otman Ralibi. Ini karena tidak orang sama sekali di kantor pada hari ini.

Detik-detik Gadis Tewas Disambar KA dan Terlempar 10 Meter, Sempat Diteriaki Teman Tapi Tak Didengar

VIRAL Video Aksi Brutal Ibu Siksa Anak Sendiri, Diseret Lalu Dipukuli, Motif Ingin Goda Mantan Suami

"Dengan adanya pembangunan perumahan TNI di situ, justru warga merasa terlindungi dan nyaman. Sayangnya, tidak ada sama sekali perwakilan LBH Ansor Jatim yang bisa ditemui di kantor," tuturnya.

Dia juga ingin mengklarifikasi bahwa tanah yang dibangun untuk perumahan prajurit TNI itu bukanlah tanah kas desa (TKD) yang sedang berproses hukum di Kejari Pasuruan, melainkan tanah dengan status hak milik. 

"Kami para tokoh dan semua warga Dusun Jurangpelen I dan II Desa Bulusari sangat mendukung pembangunan perumahan prajurit TNI tersebut, karena membawa dampak kemajuan perekonomian yang signifikan bagi desa kami," jelasnya. 

Al Ghazali Khawatir Kondisi Terakhir BCL 3 Hari Ditinggal Ashraf, Bahas Sisi Lain: Ada yang Ditutupi

Nuril juga menjelaskan, bahwa selama puluhan tahun penghasilan warga desanya berasal dari penambangan galian C dan tidak ada pertanian. 

Halaman
12
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved