Awas! 45 Pasien Anak-anak Terjangkit DBD di Mojokerto, Paling Banyak di Kecamatan Ini

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) mulai mewabah bersamaan musim penghujan di wilayah Kabupaten Mojokerto.

mohammad romadoni/surya
Pasien DBD yang didominasi anak-anak usia 2 tahun dan lima tahun dirawat di ruang perawatan VIP RSI Sakinah, Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto. 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Penyakit demam berdarah dengue (DBD) mulai mewabah bersamaan musim penghujan di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Dalam kurun waktu dua bulan tercatat puluhan anak-anak terjangkit demam berdarah yang dirawat di Rumah Sakit Islam Sakinah Jalan RA Basuni Kecamatan Sooko.

Dari pantauan di lapangan sebagian pasien DBD masih dirawat di kamar perawatan VIP RSI Sakinah.

Pasien bocah laki-laki berusia lima tahun tersebut berada di atas kasur perawatan dengan kondisi selang infus masih menancap di tangannya.

Para orang tua terlihat menunggu anak-anaknya yang menderita penyakit DBD di ruangan perawatan rumah sakit tersebut.

Kepala Seksi Pelayanan Perawatan RS Sakinah, Mashuda menjelaskan penderita DBD dominasi anak-anak berusia 2 tahun dan paling dewasa usia 18 tahun.

"Jumlah pasien DBD selama dua bulan ini tercatat sebanyak 45 anak-anak," ungkapnya saat dikonfirmasi Surya, Sabtu (22/2/2020).

Ia mengatakan pasien DBD paling banyak di Kabupaten Mojokerto yakni berasal dari Kecamatan Jatirejo yang kedua di Kecamatan Puri dan ketiga di Kecamatan Sooko.

"Rata-rata pasien rujukan dari Puskemas yang kondisinya dua sampai tiga hari dalam fase menderita panas, mual dan gejala DBD lainnya," ujarnya.

Masih kata Mashuda, gejala awal DBD yakni ditandai badan panas yang cenderung naik dan turun, pusing, mual sampai sakit perut. Namun ada juga gejala DBD yang tidak tampak. Biasanya, penderita DBD terdeteksi setelah hari ke tiga dan ke empat saat pasien sudah mulai ada keluhan.

Klarifikasi Lengkap Kepala SMPN 1 Turi Soal Tragedi Susur Sungai, Terkuak Hukuman ke Pembina Pramuka

Kualifikasi Piala Dunia 2022, Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali Jadi Venue Timnas Indonesia Vs UEA

Polisi Amankan Dua Orang Terkait Kasus Pembunuhan Janda Kaya Pemilik Rumah Kos di Tulungagung

"Paling banyak pasien DBD adalah anak-anak didominasi usia dua tahun dan 5 tahun jumlahnya hampir sama antara anak laki-laki dan perempuan," jelasnya.

Ditambahkannya, pada musim penghujan tahun 2019 pasien DBD lebih banyak jumlahnya ratusan orang sehingga dinyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Jika dibandingkan dengan tahun ini relatif ada penurunan jumlah pasien yang mencapai puluhan orang.

"Sehingga DBD tahun ini belum dinyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kabupaten Mojokerto," tandasnya. (Mohammad Romadoni/Tribunjatim.com)

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved