Situs Goa Mlaten Terancam, Akses Jalan Tertutup hingga Dilarang Bakar Dupa, Umat Kepercayaan Resah

Umat penganut kepercayaan di Dusun Sumber Mlaten, Desa Kalirejo, Lawang, resah. Pasalnya, Goa Mlaten yang menjadi tempat peribadatan tak nyaman lagi.

SURYA/BENNI INDO
Kondisi Situs Goa Mlaten beserta keterangan larangan. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG – Umat penganut kepercayaan di Dusun Sumber Mlaten, Desa Kalirejo, Lawang, resah.

Pasalnya, Goa Mlaten yang menjadi tempat peribadatan sudah tidak nyaman lagi.

Ada bangunan rumah yang berada di atas goa. Penggerak budaya daerah sekitar, Dwi Wahyu Puji Utomo mengatakan, Goa Mlaten memiliki tinggi 2 meter dan lebar 5 meter, sedangkan kedalamannya 5 meter.

“Letaknya itu di pinggir sungai tadah hujan. Terus, letaknya di lereng bukit dan ada sumber air di dalamnya. Namanya sumber air Tirtoweni dan itu merupakan warisan dari sesepuh,” ujar Utomo, yang juga mengikuti ritual kepercayaan di Goa Mlaten.

Maia Ungkit Luka Masa Lalu, Balas Komentar Soal Cerai dari Ahmad Dhani, Ngegas Bahas Nasib: Merdeka

Diterangkannya, di Goa Mlaten terdapat bebatuan candi.

Oleh masyarakat dipakai Punden sejak dulu sampai sekarang.

Lokasi tersebut juga sering digunakan untuk ritual, selamatan serta menaruh sesaji.

“Hari biasa banyak tamu dari Surabaya maupun Yogyakarta,” kata Utomo, Minggu (23/2/2020).

Kekhawatiran muncul tatkalan jalan lama digantikan oleh bangunan rumah. Akibatnya, jalan menuju akses tertutup.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved