Pilkada Surabaya 2020

Golkar Jatim Pertimbangkan Nama Adies Kadir di Pilkada Surabaya

Partai Golkar semakin panjang. nama Adies Kadir sebagai Bacalon yang akan diusung oleh partai berlambang pohon beringin ini dalam Pilkada Surabaya

ISTIMEWA
Anggota DPR RI Adies Kadir, minta pihak Lapas dan Rutan turut berhati-hati jelang Pemilu 2019, Minggu (14/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Daftar nama bakal calon Walikota yang akan diusung Partai Golkar semakin panjang. Terbaru, ada nama Adies Kadir sebagai Bacalon yang akan diusung oleh partai berlambang pohon beringin ini dalam Pilkada Surabaya tahun ini.

Masuknya nama Anggota DPR RI dari dapil Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo) tersebut tak lepas dari hasil survei Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS). Yang mana, nama Adies Kadir masuk dalam tiga besar teratas, baik dari sisi elektabilitas maupun popularitas.

"Kami tidak kaget kalau kemudian lembaga survei dari ITS merilis dari akar rumput ada kader Golkar yang masuk jajaran survei tertinggi. Apalagi, tokoh tersebut adalah Pak Adies Kadir," kata Sekretaris DPD Golkar Jatim, Sahat Tua Simanjuntak, ketika dikonfirmasi di Surabaya, Senin (24/2/2020).

Hal tersebut tak lepas dari figur Adies yang memang sangat akrab dengan masyarakat Kota Pahlawan.

"Pak Adies sangat dikenal oleh masyarakat Kota Surabaya," kata Sahat yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim ini.

Selain menjadi Anggota DPR RI, Adies juga pernah mencalonkan di pilkada. Yakni, dengan menjadi Calon Wakil Walikota Surabaya mendampingi Arif Afandi pada Pemilu Surabaya 2010 lalu.

Golkar Siap Usung Adies Kadir Jadi Suksesor Risma, Pertarungan Pilkada Surabaya 2020 Makin Dinamis

FAKTA Terbongkarnya Sindikat Obat Kuat Ilegal di Wiyung, Pengelola Pernah Belajar Jadi Peracik Jamu

Dua Pemain Liga 1 2020 Menanti Proses Naturalisasi, Ada yang Terancam Tak Bisa Merumput

"Jadi, sekali lagi saya tidak terkejut. Beliau juga sampai saat ini sukses mempertahankan elektabilitasnya di dapil Surabaya," kata Sahat yang juga Anggota DPRD Jatim tiga periode ini.

Di internal Golkar, Adies juga dikenal sebagai figur potensial. "Pak Adies Kadir adalah kader terbaik yang mampu menjaga hubungan erat dengan konstituen, maupun di luar konstituen," katanya.

Dengan potensi tersebut, tak menutup kemungkinan pihaknya akan memasukkan nama Adies dalam rekomendasi bacalon ke DPP. "Terkait dengan bacalon yang akan diusulkan ke DPP dari Surabaya, ternyata Golkar tak kekurangan stok," kata Sahat.

"Golkar ternyata punya banyak kader yang memiliki elektabilitas bagus. Di samping Pak Adies Kadir, ada juga nama Gus Hans (KH Zahrul Azhar Asumta As'ad) yang juga pengurus Golkar," tambahnya.

Namun, sebelum mengusulkan nama Adies Kadir, pihaknya akan terlebih dahulu menanyakan kesiapan Sekretaris Fraksi Golkar di DPR RI ini. "Kami akan pasti dorong terbaik. Namun, kami tanya terlebih dahulu," katanya.

"Apalagi, beliau bukan lah orang yang suka dipaksa. Namun, kalau saya secara pribadi mendukung beliau menjadi Walikota Surabaya," pungkas Sahat yang juga putra asli Surabaya ini.

Untuk diketahui, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya merilis hasil survei popularitas dan elektabilitas figur-figur yang bersaing jelang Pilkada Surabaya 2020. Dari hasil survei yang dipaparkan pertengahan pekan lalu, Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana menjadi figur yang paling populer dengan persentase mencapai 39,21 persen.

Disusul politisi Golkar, Adies Kadir dengan persentase 30,9 persen, serta Presiden Persebaya, Azrul Ananda dengan 29,66 persen. Di posisi ke empat ada politisi PKB, Fandi Utomo dengan 25,73 persen dan Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi 17,84 persen

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved