Petrokimia Gresik Jamin Tak Ada Kelangkaan Pupuk di Madiun

PT Petro Kimia Gresik menjamin tidak ada kelangkaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Madiun. Sebab, hingga Februari 2020, stok pupuk bersubsidi

(Surya/Rahadian bagus)
Staf Perwakilan Daerah Penjualan PT Petro Kimia Gresik Wilayah Kota/Kabupaten Madiun, Pacitan dan Ponogoro, Muhammad Fajar Ismail, memberikan penghargaan kepada distributor dan kios resmi pupuk bersubsidi pada rapat koordinasi penyaluran pupuk bersubsidi 2020. 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - PT Petro Kimia Gresik menjamin tidak ada kelangkaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Madiun. Sebab, hingga Februari 2020, stok pupuk bersubsidi untuk tahun 2020 baru terserap 30 persen.

“Tidak ada kelangkaan. Hingga saat ini stok atau ketersediaan pupuk bersubsidi di wilayah Kabupaten Madiun masih aman,” kata Staf Perwakilan Daerah Penjualan PT Petro Kimia Gresik Wilayah Kota/Kabupaten Madiun, Pacitan dan Ponogoro, Muhammad Fajar Ismail, Senin (24/2/2020).

Fajar menuturkan, saat ini stok pupuk bersubsidi yang berada di empat gudang penyangga di Kabupaten Madiun baru terserap 30 persen dari alokasi setahun. Untuk itu kebutuhan pupuk bersubsidi pada masa tanam satu tahun, selama 2020 masih aman.

Agar tidak terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi, timnya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait mulai dari Dinas Pertanian, Dinas Koperindag hingga Komisi Pengawasan.

Fajar mengatakan, PT Petro Kimia juga merestok ketersediaan pupuk di gudang hingga distributor dengan alokasi lebih 30 persen.

“Kami juga mempersiapkan produk pupuk non subsidi yang bisa menjadi alternatif bila pupuk subsidi masih dirasa kurang,” kata Fajar kepada Tribunjatim.com.

Sedangkan distribusi atau penyaluran pupuk bersubsidi sudah tepat sasaran. Dimulai dari produsen disalurkan ke distributor lalu ke kios resmi hingga kelompok tani yang terdaftar di rencana defenitif kebutuhan kelompok (RDKK).

Fajar mengimbau kepada para petani agar tidak khawatir kekurangan pupuk bersubsidi. Pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan yang memberikan ruag bagi pemerintah daerah untuk mengajukan realokasi antar waktu dan realokasi cadangan. (rbp/Tribunjatim.com)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved