Kasus Penumpukan batu di Rel KA Randuagung-Klakah Terus Diusut, Polisi Fokus Pada Keterangan Saksi

Pelaku penmupukan batu di atas rel KA jalur Randuagung-Klakah terus diusut polisi. Tidak adanya CCTV jadi kesu;itan tersendiri.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polisi terus mengusut pelaku penumpukan batu di atas rel kereta api (KA) Jalur Randuagung-Klakah yang membelah Desa Kalidilem, Randuagung, Lumajang, Sabtu (22/2/2020).

Temuan itu baru diketahui saat sejumlah petugas PT KAI Daop 9 Jember berpatroli sekitar pukul 16.25 WIB, Sabtu (22/2/2020) kemarin.

Oleh petugas, temuan itu lantas didokumentasikan, lalu mengunggahnya ke media sosial Instagram (IG) @duniadalamkereta, hingga unggahan tersebut menyita perhatian warganet.

Polisi Nikahi Adik Ipar, Dulu Viral Gendong Anak Sambil Jaga Kotak Suara, Ada Makna Mahar Rp100 Juta

Niat Tolong Putrinya Lagi Kontraksi, Ayah-Anak di Surabaya Kompak Diadili, Terjerat Praktik Aborsi

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menuturkan, pihaknya melalui Polres Lumajang sedang melakukan penyelidikan atas temuan yang sudah dilaporkan oleh pihak PT KAI Daop 9 Lumajang.

Kendati masih belum dipastikan dugaan motif dari para pelaku. Menumpuk sejumlah benda padat dan keras di atas rel KA, dapat mencelakakan orang lain yang menaiki moda transportasi itu.

"Ini tidak dapat dibenarkan, dan ini bisa menjadi suatu pidana," katanya di Mapolda Jatim, Selasa (25/2/2020).

Terdampak Jakarta Banjir, KAI Daop 7 Minta Maaf Atas Keterlambatan Kereta: Boleh Batalkan Tiket

Bisnis Pupuk Ilegal yang Sudah Beroprasi 14 Tahun Dibongkar Polres Sidoarjo, Kuak Omzet Rp 250 Juta

Mengingat disepanjang rel KA itu tidak terpasang kamera Closed Circuit Television (CCTV).

Trunoyudo mengatakan, pihaknya akan lebih banyak mengandalkan alat bukti keterangan penuturan saksi.

"Namun tingkat kesulitannya kita ketahui sangat tinggi karena tidak ada CCTV di jalur itu," tuturnya.

Oleh karena itu ia mengimbau kepada setiap warga yang bermukim di sekitar rel KA tempat ditemukannya tumpukkan batu itu, untuk kooperatif dalam memberikan keterangan yang dibutuhkan penyidik kepolisian.

Curahan Hati Rizky Febian Rayakan Ultah Tanpa Kehadiran Lina, Ungkap Kerinduan pada Sang Ibunda

"Kami mohon memberikan informasi setiap ada sesuatu yang mencurigakan seperti memasang jebakan, dalam hal ini memasang batu batu di perlintasan KA," pungkasnya.

Sebelumnya, Manajer Humas PT KAI Daop 9 Jember, Mahendro Trang Bawono membenarkan adanya temuan itu.

Untungnya belum ada KA yang melintas sehingga petugas bisa menyingkirkan tumpukkan batu itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved