Rumah di Malang Disatroni Perampok, TV & Laptop Raib, Pelaku Beraksi Leluasa Meski CCTV Mengintainya

Fitra Bilda Banun harus kehilangan TV LCD dan Lapotopnya setelah rumah yang terletak di Perumahan Graha Dewata Malang disatroni perampok.

TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Korban perampokan saat menunjukkan jendela kamar yang dicongkel oleh para pelaku. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sebuah video rekaman cctv perampokan rumah kosong viral di media sosial.

Pasalnya dalam video tersebut, memperlihatkan seorang pelaku dengan leluasa memasuki rumah yang kosong ditinggal pemiliknya.

Bahkan meski terdapat kamera CCTV, pelaku tetap melakukan aksinya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh TribunJatim.com, diketahui kejadian tersebut terjadi pada Jumat (14/2/2020) sekitar pukul 14.00 di Perumahan Graha Dewata Blok Khusus N - 4 A, RT 2 RW 12 Desa Landungsari Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Penghuni rumah sekaligus korban, Fitra Bilda Banun (25) mengatakan, bahwa rumahnya itu dihuni oleh dua orang.

Dua Spesialis Curanmor dan Jambret Sering Beraksi di Surabaya Barat, 22 Lokasi Inilah yang Diincar!

Alasan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini Pilih Motor Listrik untuk Blusukan di Kota Surabaya

Sat Sabhara Polres Situbondo Gelar Razia, Sita Ratusan Botol Miras yang Disembunyikan di Sebuah Toko

BREAKING NEWS Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembunuhan Siswa SD di Bawah Jembatan Hutan Kemlagi Mojokerto

Kepala Kejati Jatim Sebut Poligami Memicu Tindakan Korupsi

Laga Pembuka Liga 1 2020 Persebaya Surabaya Vs Persik Kediri, Aji Santoso Matangkan Taktik Permainan

"Namun saat itu teman saya sedang tidak ada di rumah dan saya sendiri pulang ke rumah orang tua di Probolinggo. Berhubung saya memelihara kucing di rumah tersebut, saya menelepon saudara saya yang ada di Malang untuk memberinya makan sekitar jam 17.00 WIB," ujar Fitra Bilda Banun kepada TribunJatim.com, Selasa (25/2/2020).

Fitra Bilda Banun menjelaskan, bahwa saudaranya pun masuk ke dalam rumah.

"Namun saudara saya curiga karena televisi LCD 24 inch yang biasanya berada di ruang tengah tidak ada. Akhirnya saudara menelepon saya," tambahnya.

Dirinya pun segera bergegas pulang menuju ke rumahnya tersebut sambil menelepon temannya yang masih berada di luar rumah.

Ternyata benar, setelah melihat rekaman cctv yang berada di rumahnya, ia melihat ada pria tak dikenal masuk ke dalam rumah memanjat tembok pagar.

Di mana satu orang pria masuk ke dalam rumah sementara satu pria lainnya berjaga di luar.

"Setelah saya perhatikan, di jendela kamar bagian depan bekas seperti dicongkel. Dan ternyata diketahui selain televisi, pelaku juga mengambil laptop Asus Tuf Gaming yang saya pakai kerja," jelasnya.

Gubernur Khofifah Janji Akan Datang dan Dukung Tiara di Grand Final Indonesian Idol

Penyebab Trio Amerika Latin Tak Ikut Latihan Perdana TC Arema FC

Tim Pelatih Arema FC Pantau Pemain, Jika Ada yang Tidak Bekerja Keras Kemungkinan Akan Dipinjamkan

Akibat peristiwa tersebut, dirinya mengaku mengalami kerugian materil sebesar Rp 17 juta.

Dirinya pun juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dau.

"Selain membuat laporan ke polisi, saya juga memposting rekaman video cctv ke media sosial. Agar pelaku dapat dikenali banyak orang dan dapat segera tertangkap," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan

Editor: Elma Gloria Stevani

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved