Buka Jambore dan Ekspo P4S di Jombang, Mentan Berharap Lahirkan Petani Milenial

Kementan memberikan apresiai atas gelar Jambore P4S se-Jatim di Bale Tani, Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Jombang.

Surya/Sutono
Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) Kementan RI Bustanul Arifin Caya (kedua dari kanan), mewakili Mentan Syahrul Yasin Limpo saat menggunting pita tanda dibukanya Ekspo hasil pertanian P4S di Bareng Jombang. 

 TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan apresiai atas gelar Jambore P4S (Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya) se-Jatim di Bale Tani, Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Jombang.

Selain mengapriasi, kementan juga berharap dari Jambore P4S tersebut akan lahir pengusaha-pengusaha dan petani-petani milenial.

Itu disampaikan Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) Kementan RI Bustanul Arifin Caya, mewakili Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo membuka Ekspo P4S di Bale Tani, Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Jombangm Rabu (26/2/2020).

"Dengan unculnya petani-petani milenial, diharapkan mereka menjadi penggerak bagi pembangunan pertanian," kata Bustanul, di sela peninjauan ke stan-stan Ekspo P4S.

Tak hanya apresiai, Bustanul juga memberikan dukungan bag perkembangan P4S. Termasuk memberikan pendampingan dan fasilitasi bagi P4S agar terus mengembangkan lembaga tersebut.

Totok Bunuh Ibu Mertuanya Karena Pinjam Uang Tak Dikasih

Seusai Mediasi, Aji Santoso Sebut Persebaya Berpeluang Besar Dapatkan Abduh Lestaluhu

Polisi Kirim Kembali BAP Kasus Ani Fatini Pembobol Uang Nasabah Bank Jatim Rp 4,7 M ke Kejari

"Termasuk memberikan penghargaan kepada teman-teman P4S yang berprestasi," kata Bustanul, didampingi Wabup Jombang Sumrambah kepada Tribunjatim.com.

Bustanul menambahkan, Jambore P4S se-Jatim dan yang dibarengkan dengan Ekspo P4S se-Jatim di Jombang bisa menjadi contoh bagi provinsi lain.

Hal itu menunjukkan forum komunikasi P4S di Jatim sudah berjalan dengan bagus. Baik itu antarkabupaten maupun di tingkat internal.

"Ini memberikan spirit yang luar biasa. Apalagi mendapatkan dukungan dari pemkab setempat. Di forum seperti ini P4S bisa saling belajar dan saling memberi informasi. Ini bisa dijadikan contoh daerah lain," terangnya kepada Tribunjatim.com.

Dalam kesempatan itu, Kepala Puslatan Buystanul bersama Wabup Sumrambah menggunting pita sebagai tanda dibukanya ekspo hasil pertanian.

Selanjutnya, mereka berkeliling melihat stan-stan hasil pertanian yang dipamerkan oleh P4S se-Jatim.

Saat berada di stan milik P4S Sirtanio Banyuwangi, Bustanul melihat beras merah, beras putih dan beras coklat organik yang dikemas secara khusus.

Kepala Puslatan Bustanul memberikan apresiasi, karena komoditas tersebut sudah berhasil memenuhi kebutuhan pasar luar negeri. "Beras-beras ini sudah diekspor ke Australia dan Amerika. Ini sangat bagus," katanya memuji.

Ismail Fahmi, salah satu panitia Jambore P4S se-Jatim menjelaskan, kegiatan digelar mulai 25 hingga 27 Februari 2020. Sebanyak 134 P4S ikut dalam acara itu. Selama tiga hari, para peserta mengikuti berbagai rangkaian acara.

"Banyak sekali acaranya. Ada workshop P4S, ekspo hasil pertanian, gelar teknologi, sosialisasi portal P4S dan e-learning," ujar Ismalil Fahmi yang juga Ketua P4S Sedulur Tani, Desa Banjaragung, Bareng, Jombang.(Sutono/Tribunjatim.com)

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved