Polisi Kirim Kembali BAP Kasus Ani Fatini Pembobol Uang Nasabah Bank Jatim Rp 4,7 M ke Kejari

Polres Pamekasan berhasil mengungkap kasus pembobolan uang nasabah sebesar Rp 4,7 miliar yang dilakukan oleh Teller Bank Jatim, Ani Fatini.

Penulis: Muchsin Rasjid | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNJATIM.COM/KUSWANTO FERDIAN
Kantor Bank Jatim Cabang Pamekasan, Madura tampak sepi, Jumat (10/1/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN – Polres Pamekasan berhasil mengungkap kasus pembobolan uang nasabah sebesar Rp 4,7 miliar yang dilakukan oleh Ani Fatini, Teller Bank Jatim, Unit Keppo, Kecamatan Galis, Madura.

Berita acara pemeriksaan (BAP) kasus pembobolan uang nasabah sebesar Rp 4,7 miliar dikembalikan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan, karena masih ada yang tidak lengkap, kini Polres Pamekasan mengirim kembali BAP itu ke Kejari.

Pengembalian BAP ini dilakukan setelah penyidik Polres Pamekasan melakukan perbaikan sekaligus melengkap data sesuai dengan permintaan kejari, seperti mencocokkan hasil penyedikan polres dengan hasil audit dari dari auditor internal Bank Jatim Kantor Pusat, Selasa (25/2/2020).

Polda Jatim Ungkap Modus Baru Pembobolan Kartu Kredit Berkedok Promo Tiket, 3 Pelaku Telah Diringkus

Demi Sabu dan Ekstasi, Mama Muda Tuban Rela Jual Motor Matic: Motif Terkuak, Begini Fakta Sebenarnya

Faida Maju Pilkada Jember Jalur Independen, Nasdem Akui Komunikasi Sudah Terputus Lama

Sebulan Penerapan e-Tilang, Polda Jatim Akan Masalkan ETLE di 34 Kawasan Jawa Timur

Beli 13 Gram Sabu & 20 Butir Ekstasi Bonus Ganja, Ibu Satu Anak di Tuban Jadi Pengedar Barang Haram

Tipu Daya Kakak Beradik Ajak Siswa SD di Mojokerto Jalan-Jalan, Endingnya Dibunuh di Hutan Kemlagi

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Andre Setya Putra, kepada Tribunjatim.com, Rabu (26/2/2020), mengatakan, pengembalian BAP dari kejari itu karena ada yang kurang lengkap. Tapi semuanya sudah dipenuhi dan telah dikirim kembali ke kejari. Sehingga penyidik polres menunggu, apakan BAP yang dikirim kembali sudah P21 atau belum, masih menunggu pemberitahuan dari kejari.

“Dengan dikirimkannya kembali BAP ini ke kejari, kami berharap sidah tidak ada lagi kekurangan yang diminta dan tidak perlu penambahan, agar kasus ini segera disidangkan di pengadilan. Sebagai pelengkap, penyidik sudah mengkonfrontir, antara hasil audit Bank Jatim dengan sejumlah saksi yang sudah dimintai keterangan, termasuk pengakuan tersangka,” papar Andre.

Kepala Kejari Pamekasan, Teuku Rahmatsyah, yang dimintai konfirmasinya mengenai pengiriman kembali BAP, oleh penyidik polres, mengatakan, berkas kasus Bank Jatim, yang dikirim kembali sudah ia terima. Dan tim jaksa yang meneliti, juga sudah memeriksa dan mengenai petunjuk P19 yang disampaikan ke penyidik telah dipenuhi.

Dikatakan, untuk memutuskan apakah sudah dinyatakan berkas itu sudah P21, pihaknya baru bisa memberikan keputusan minggu depan, walau berkas itu sekarang sudah selesai dikaji.

Putra Kiai Jombang Terduga Cabuli Santriwati Bakal Datang ke Mapolda Jatim, Ada Fakta Lain Terungkap

Aksinya Terekam CCTV, Ibu-Ibu di Malang Gondol 3 Karung Beras di Toko Swalayan Saat Menyuruh Korban

Tipu Daya Kakak Beradik Ajak Siswa SD di Mojokerto Jalan-Jalan, Endingnya Dibunuh di Hutan Kemlagi

“Nanti, bila kami sudah mengambil sikap menyangkut perkara itu, kami akan menentukan apakah perkara ini sudah siap atau tidak untuk segera dilimpahkan ke pengadilan,” kata Teuku Rahmatsyah.

Seperti diberitakan, kasus pembobolan uang nasabah sebesar Rp 4,7 miliar, yang dilakukan, Ani Fatini, berlangsung sejak awal Februari 2019 dan baru terungkap Juli 2019.

Selanjutnya pada September 2019 lalu, Pimpinan Cabang (PC) Bank Jatim, Pamekasan, Mohammad Arif Firdausi, melaporkan tindakan penggelapan yang dilaukan Ani Fatini ini ke Polres Pamekasan agar diproses hukum.

Penulis: Muchsin Rasjid

Editor: Elma Gloria Stevani

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved