Lapas Tulungagung Didominasi Napi Narkotika, Petugas Menghadapi Upaya Penyelundupan

Lapas Kelas IIB Tulungagung saat ini dihuni oleh 735 warga binaan. Padahal Lapas ini sebenarnya hanya mempunyai kapasitas 255 warga binaan.

SURYA/DAVID YOHANES
Petugas Lapas Tulungagung memeriksa barang dalam saku seorang pengunjung. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Lapas Kelas IIB Tulungagung saat ini dihuni oleh 735 warga binaan. Padahal Lapas ini sebenarnya hanya mempunyai kapasitas 255 warga binaan.

Dari jumlah warga binaan saat ini, sekitar 500 orang merupakan narapidana kasus narkotika dan obat berbahaya (narkoba), dengan masa hukuman minimal 4 tahun.

Menurut Kasi Kamtib Lapas Kelas IIB Tulungagung, Agus Mulyono, dominasi napi narkotika itu kerap menjadi masalah.

Salah satunya upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lapas.

Tahun 2019 kemarin, ada 26 kali upaya penyelundupan, baik dengan lemparan dari luar maupun mengelabuhi pemeriksaan.

“Kebanyakan yang berusaha diselundupkan adalah jenis sabu-sabu,” terang Agus kepada Tribunjatim.com, Kamis (27/2/2020).

Sedangkan Januari-Februari 2020 ini, sudah ada lima kali upaya penyelundupan.

Dua kali lewat pelemparan dari luar pagar Lapas, dan tiga kali lewat penjagaan depan.

Selain sabu-sabu dan telepon seluler, ada pula pil Alprazolam yang coba diselundupkan.

“Total kami punya 61 petugas pengamanan, yang berjaga bergilir. Setiap regu pengamanan berjumlah enam orang,” tutur Agus.

Petugas Lapas Tulungagung Menemukan Ponsel Dalam Nasi Pembesuk Untuk Napi narkoba

Calon Jamaah Umroh Asal Pasuruan Gagal Berangkat, Kecewa

Arab Saudi Larang Warga Dunia Pergi Umrah, 81 Ribu Jemaah dari Jatim Terancam Gagal Berangkat

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved