Breaking News:

7 Rumah Warga di Desa Tugu Tulungagung Terancam Longsor, Satu Rumah Sudah Berada di Bibir Sungai

Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Tugu, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung pada, Minggu (1/2/2020) siang menyebabkan longsor.

Penulis: David Yohanes | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNJATIM.COM/DAVID YOHANES
Rumah Sriyatin (50), warga Desa Tugu, Kecamatan Sendang yang nyaris jatuh ke dalam sungai. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Tugu, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung pada, Minggu (1/2/2020) siang menyebabkan longsor di pemukiman warga.

Bencana longsor ini terjadi di Dusun Krajan, Desa Kendal, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung.

Lokasinya tidak jauh dari sebuah sungai alam yang membelah desa ini.

Akibatnya tujuh rumah warga dalam kondisi kritis.

Bahkan rumah pasangan Juri (59) dan Sriyatin (50) kini berada di bibir sungai sedalam sekitar 15 meter ini.

Bagian dapur dan kamar mandi sudah retak, dan dikhawatirkan tinggal menunggu waktu jatuh ke dalam sungai.

Menurut Sriyatin, hujan kemarin dimulai pukul 11.00 WIB dan menjadi sangat deras pukul 14.00 WIB.

Demi Gaya Hidup Mewah, Chef Hotel Surabaya Curi Honda BR-V: Motif Terkuak, Begini Fakta Sebenarnya

Truk Tronton Terguling di Jalan Tol Tanjung Perak, Muatan Kedelai Berhamburan hingga Tutupi Jalan

Peugeot 3008 dan 5008 Allure Plus Sukses Terjual 20 Unit, Astra Peugeot Targetkan Perolehan 30 SPK

Rumah Sriyatin (50), warga Desa Tugu, Kecamatan Sendang yang nyaris jatuh ke dalam sungai.
Rumah Sriyatin (50), warga Desa Tugu, Kecamatan Sendang yang nyaris jatuh ke dalam sungai. (TRIBUNJATIM.COM/DAVID YOHANES)

Gunung Semeru Semburkan Lava Pijar Sebanyak 14 Kali, PVMBG Imbau Masyarakat Hentikan Aktivitas

Bawaslu Kota Blitar Antisipasi Kerawanan Sengketa Gugatan dari Bakal Calon Perseorangan Pilwali 2020

Hari Pertama Uji Coba Bus Kota Masuk Terminal Intermoda Joyoboyo

Tiba-tiba satu rumpun besar bambu yang menjadi penahan tanggul sungai longsordan masuk ke dalam aliran sungai.

"Rasanya seperti gempa, ternyata rumpun bambunya longsor, masuk ke sungai," ujar Sriyatin, Senin (2/3/2020).

Kini rumah dengan dinding anyaman bambu ini hanya berjarak sekitar 20 sentimeter dari sungai.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved