Ini Alasan Jaksa Kembalikan Berkas Lima Tersangka Kasus Investasi Bodong MeMiles ke Penyidik

Aspidum Kejati Jatim, Herry Ahmad Pribadi mengatakan, berkas kasus investasi bodong MeMiles yang menjerat lima tersangka itu dikembalikan ke penyidik.

TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Suasana aksi massa dari MeMiles di depan halaman Gedung Kejati Jatim, Senin, (2/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Aspidum Kejati Jatim, Herry Ahmad Pribadi mengatakan, berkas kasus investasi bodong MeMiles yang menjerat lima tersangka itu dikembalikan ke penyidik atau P19. 

Berkas kasus itu dikembalikan ke penyidik pada Kamis pekan lalu. 

"Kami terbitkan P19 pada penyidik, untuk dilengkapi petunjuknya," ujarnya, Senin (2/3/2020). 

Herry Ahmad Pribadi menambahkan, dalam kasus ini, jaksa peneliti menganggap berkas perkara kasus investasi bodong MeMiles masih belum lengkap baik syarat formil maupun materiilnya. 

Niatnya Menyalip Kendaraan Lain, Truk Tangki Justru Tabrak Pohon & Warung di Tuban, 1 Orang Terluka

Cara Licik Komplotan Gojek Tuyul Registrasi 8.850 SIM Card dan Raup Rp 500 Juta dari Order Fiktif

Melaju 80 Km/Jam, Truk Muatan Cabai Terguling di Jalan Tol Kertosono-Nganjuk, Diduga Sopir Ngantuk

BREAKING NEWS: Gedung Siola Surabaya Terbakar, Asap Tebal Mengepul di Lantai 2 Mall Pelayanan Publik

Lantai 2 Gedung Siola Surabaya Terbakar, Wali Kota Risma Turun Tangan Sampai Memutari Seluruh Gedung

Benarkah Jahe, Kunyit, Temulawak Bisa Tangkal Virus Corona?Ini Pendapat Guru Besar Biologi Molekuler

Profesor Nidom dari Unair Temukan Penangkal Corona, Proses Penemuan Berawal dari Vaksin Flu Burung

"Jadi dalam kasus ini, jaksa peneliti masih menganggap belum lengkap syarat formil dan materiilnya," katanya.

Dikonfirmasi terkait poin apa saja dalam petunjuk yang diberikan oleh jaksa peneliti pada penyidik terkait kasus ini, Herry Ahmad Pribadi enggan menyebutkannya.

Herry Ahmad Pribadi menyebut, petunjuk jaksa pada penyidik merupakan rahasia penyidikan.

"Poin-poin itu masih substansi ya yuridis. Mungkin saya rasa tidak bisa menyampaikan ya, karena itu menyangkut rahasia untuk melakukan penyidikan tambahan," tegasnya.

Sebelumnya, terhitung kurang lebih 2 bulan atau sejak Desember 2019, penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim telah merampungkan kasus yang sempat menyedot perhatian publik itu.

Dalam kasus ini polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap 56 orang saksi.

Selain itu, sebanyak 700 orang juga sudah melakukan pelaporan dan pengaduan terhadap kasus ini.

Penulis: Luhur Pambudi

Editor: Elma Gloria Stevani

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved