Cara Beda Pria Mojokerto Spesialis Bobol Rumah Kosong, Pakai Linggis Lubangi Tembok & Gasak Motor

Sugeng alias Komar (37) tersangka residivis pencurian rumah kosong sudah empat kali beraksi di wilayah Jatirejo Kabupaten Mojokerto.

TRIBUNJATIM.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Sugeng alias Komar (37) tersangka residivis pencurian rumah kosong diamankan di Mapolres Mojokerto. 

Cara Beda Pria Mojokerto Spesialis Bobol Rumah Kosong, Pakai Linggis Lubangi Tembok & Gasak Motor

TRIBUNMOJOKERTO.COM, MOJOKERTO - Sugeng alias Komar (37) tersangka residivis pencurian rumah kosong sudah empat kali beraksi di wilayah Jatirejo Kabupaten Mojokerto.

Dia membobol rumah di Desa Jatirejo, Mojokerto pada Rabu (19/2/2020) pukul 23.30 WIB. Tersangka mengambil satu unit motor dan Handphone milik pelajar bernama M. Hasyim Asy'ari.

Sepak terjang pencuri kambuhan asal Jatirejo ini akhirnya berhasil dibekuk anggota Satreskrim Polres Mojokerto, Selasa (3/3/2020).

Antisipasi Virus Corona, Kereta Kesehatan Dioperasikan, Lintasi Jalur Mojokerto-Surabaya-Bojonegoro

Satpam RS Digerebek Polisi Mojokerto Sediakan Judi Ayam, Ngaku Cari Tambahan Uang: Ini Terpaksa

BREAKING NEWS: Anggota TNI Tewas Bunuh Diri di Rumah Mojokerto, Ditemukan Ipar di Ranjang Kamar

Tersangka berupaya melawan dan melarikan diri ketika hendak ditangkap. Polisi terpaksa bertindak tegas dengan tembakan yang mengenai kaki kanan tersangka.

"Pada waktu penangkapan yang bersangkutan melarikan diri kita lakukan tindakan tegas terukur berupa melumpuhkan tersangka dengan tembakan timah panas di kakinya," ujar Kapolres Mojokerto AKBP Feby DP Hutagalung, Sabtu (7/3/2020).

Dia menjelaskan modus operandi tersangka Sugeng yakni mencuri di rumah kosong yang ditinggal penghuninya. Dia menggunakan linggis untuk membuat lubang di tembok rumah. Tersangka masuk dari lubang itu ke dalam dapur dan menggasak ponsel dan mengambil motor Honda Beat warna merah kombinasi putih.

"Dari catatat kriminal tersangka Sugeng  merupakan sesorang spesialis pencurian rumah kosong baru keluar dari Lembaga Pemasyarakatan pada 2019," ungkapnya.

Dikatakannya, hasil pencurian itu oleh tersangka dijual kepada penadah bernama Cokro warga Kabupaten Nganjuk. Tersangka menjual motor hasil curian berharga Rp. 2 juta.

"Dari pemeriksaan tersangka mencuri seorang diri sedangkan hasil kejahatan dipakai tersangka membeli narkoba sabu-sabu dan biaya kebutuhan hidup," jelasnya.

Masih kata Feby, tersangka pernah mencuri motor beberapa kali di wilayah Gresik dan Kabupaten Mojokerto. Dia mencuri motor di kawasan Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik pada 2014 lalu.

"Tersangka dijerat Pasal 363 KHUP hukuman paling lama 7 tahun kurungan penjara," tandasnya.

Penulis : Mohammad Romadoni

Editor : Sudarma Adi

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved