Sektor Wisata Kota Batu Lesu Gegara Virus Corona, PHRI Ungkap Alami Penurunan Wisatawan 20 Persen

Ketua PHRI, Sujud Hariadi ungkap sektor wisata Kota Batu lesu gegara Virus Corona, Alami penurunan wisatawan sampai 20 persen.

TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Aset wisata Songgoriti yang selama ini dikelola oleh Pemkab Malang. Masyarakat setempat berharap, Pemkab Malang melepas aset tersebut ke Pemkot Batu. 

TRIBUNJATIM.COM,  BATU – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI Kota Batu) Sujud Hariadi mengatakan Kota Batu mengalami dampak tidak langsung terkait masuknya virus Corona atau Covid-19 di Indonesia.

Namun dampak yang terjadi di Kota Batu adalah dampak domino dari Bali.

Sebab, karakteristik wisatawan yang datang ke Kota Batu adalah wisatawan lokal, sehingga tidak terdampak langsung seperti di Pulau Dewata.

Makna Tulisan Tangan Siswa SMP Bunuh Anak 6 Tahun, Arti Kata Ayah Disoroti, Terselubung & Mendalam

Dulu Viral TKW Blitar Dinikahi Bule, Kini 8 Tahun Pernikahan, Penampilan Berubah: Sekali-kali Boleh

“Pasti terdampak. Batu ini kan 99 persen wisatawaan nusantara, bukan mancanagera. Impaknya tidak langsung, tapi dampak domino, kecuali di Bali karena di sana wisatawan mancanegara,” ujar Sujud yang juga Direktur PT Selecta, Minggu (8/3/2020).

Penurunan jumlah wisatawan turun perlahan. Sujud mengatakan, penurunannya hingga mencapai angka hampir 20 persen. Kondisi itu mulai terasa sejak akhir Januari lalu.

“Data pada Januari lebih tinggi dibanding tahun lalu, tapi ketika di akhir Januari kan ada virus Covid-19. Februari ini banyak dampaknya, hampir 20 lebih rendah dibanding tahun lalu di bulan yang sama. Kami terkena dampak secara tidak langsung,” ujarnya.

Pelatih Persipura Nonton IBL 2020 Bareng Keluarga, Ikut Senang Louvre Menangi Derbi Surabaya

TERPOPULER BOLA: Pelatih PSIS Semarang dan Suporter Adu Mulut hingga Gol Cepat Wallace Costa

Memasuki Maret, jumlah wisatawan juga lesu. Padahal, Sujud berharap ada peningkatan di bulan ketiga ini.

Pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, jumlah wisatawan mulai mengalami peningkatan di bulan ketiga hingga nanti menjelang liburan sekolah.

“Maret juga masih agak rendah sekali, yang biasanya meningkat dari Februari. Harapan kami, Maret jumlahnya naik, hingga puncaknya pada liburan sekolah. Kami berharap Covid-19 cepat tertangani sehingga wisatwan kembali normal,” terangnya.

Pecah Kutukan 11 Tahun Tak Pernah Menang di Kanjuruhan, Robert Alberts: Arema FC Vs Persib Fairplay

Di sisi lain, Sujud bersyukur karena adanya rencana bantuan dari pemerintah pusat yang membebaskan pajak hingga enam bulan ke depan.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved