Gedung Sekolah MA di Mojokerto Terbakar

Kebingungan Siswa Saat Gedung Sekolah MA Terbakar, Ujian Akhir Terpaksa Pindah ke Ruang Kelas Lain

Puluhan siswa MA Aliyah kelas XII peserta ujian UAMBN-BK akhirnya dipindahkan ke ruangan kelas yang tidak terdampak kebakaran.

TRIBUNJATIM.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Kondisi ruangan Laboratorium komputer dan ruangan kelas di sekolah Aliyah Syarif Hidayatullah hangus terbakar di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. 

Kebingungan Siswa Saat Gedung Sekolah MA Terbakar, Ujian Akhir Terpaksa Pindah ke Ruang Kelas Lain

TRIBUNMOJOKERTO.COM, MOJOKERTO - Pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN-BK) sempat terkendala akibat kebakaran yang menghanguskan 20 unit komputer dan empat ruangan kelas di sekolah Madrasah Aliyah (MA) Syarif Hidayatullah Desa Medali, Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto.

Puluhan siswa MA Aliyah kelas XII peserta ujian UAMBN-BK akhirnya dipindahkan ke ruangan kelas yang tidak terdampak kebakaran.

Mereka tidak bisa menempati ruangan laboratorium Komputer lantaran rusak parah ludes terbakar.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Mojokerto, M Zainut Tamam, menjelaskan secara bersamaan para siswa menghadapi ujian UAMBN-BK yang dilaksanakan mulai Senin (9/3) kemarin.

BREAKING NEWS: Gedung Sekolah MA di Mojokerto Terbakar, Hanguskan 20 Unit Komputer & Ruang Kelas

Pria Mojokerto Diciduk Polisi Gegara Sindikat Peredaran Narkoba, Jadi Kaki Tangan Napi di Lapas

Nasdem Godok Rekomendasi untuk Mojokerto, Lamongan dan Gresik, Ini Bocoran Nama Terkuat

Pihaknya berupaya menenangkan dewan guru dan siswa yang mulai panik karena khawatir tidak bisa mengikuti ujian UAMBN-BK.

"Dampak kebakaran ini sehingga siswa tidak bisa menggunakan ruangan Laboratorium Komputer karena terbakar untuk ujian UAMBN-BK di hari kedua," ungkapnya di lokasi kejadian, Selasa (10/3/2020).

Seperti yang diberitakan, ebuah bangunan sekolah Madrasah Aliyah (MA) Syarif Hidayatullah di Desa Medali, Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto hangus terbakar.

Api menghanguskan bangunan sekolah, ruangan Laboratorium Komputer, dua ruang kelas XII, dan kelas IX serta ruangan guru.

Kobaran api juga membakar 20 unit komputer yang digunakan untuk Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN-BK).

Kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh warga desa setempat yang melintas di dekat lokasi kejadian. Mereka melihat kobaran api disertai asap mengepul dari bangunan sekolah MA Syarif Hidayatullah yang berada persis di pinggir Jalan Raya Medali.

Dua unit mobil pemadam kebakaran berupaya memadamkan api. Kobaran api terlanjur membesar membakar bangunan sekolah.

Pertama kali api muncul diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik di ruangan Laboratorium Komputer.

Penulis : Mohammad Romadoni

Editor : Sudarma Adi

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved