Kecelakaan di Jalan Raya Malang Surabaya

Penyebab Laka Maut Toyota Innova Tabrak 6 Motor di Jalan Malang-Surabaya, Murni Sopir Ngantuk

Polres Pasuruan memastikan kecelakaan maut di Jalan Raya Malang-Surabaya tidak ada unsur kesengajaan.

SURYA/GALIH LINTARTIKA
Kecelakaan maut Toyota Innova menabrak 6 motor dan menewaskan 4 orang di Jalan Raya Malang-Surabaya, Selasa (10/3/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUANPolres Pasuruan memastikan kecelakaan maut di Jalan Raya Malang-Surabaya, depan perusahaan AMDK di Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan tidak ada unsur kesengajaan.

“Kami perlu sampaikan pemberitaan yang objektif, sebab yang berkembang di sejumlah pemberitaan media dan informasi jejaring media sosial ada beberapa hal yang kurang pas,” kata Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan saat ditemui di kunjungan kerja Polsek Kejayan, Senin (10/3/2020).

Dia memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam kasus ini.

Toyota Innova Tabrak 6 Motor di Jalan Malang-Surabaya, 4 Orang Tewas, Kondisi Sopir Dikuak Polisi

SPW, tersangka atau pengemudi mobil Toyota Innova, tidak ada keterkaitan dengan permasalahan yang sedang bergulir di komunitas masyarakat atau karyawan dengan perusahaan AMDK ini.

“Tidak saling mengenal dan tidak saling terkait. Ini murni kecelakaan, dan penyebabnya sudah diketahui dalam pemeriksaan bahwa SPW ini mengantuk karena kurang tidur. Jelas sudah itu,” terang dia.

Ia menyatakan, dalam pemeriksaan ini, SPW juga tidak mengenal dengan karyawan yang sedang memperjuangkan haknya ke perusahaan tersebut.

Mantan TKW Blitar Berubah Drastis Pasca Nikahi Bule, Sifat Suami ke Mertua Terungkap ke Publik

Cerita Wali Kota Risma Diselamatkan Anak Indigo, Nyawa Hampir Terancam, Ada Ancaman Pembunuhan Lain

Dia tidak mengenal siapa-siapa di sana.

Jika ada isu kecelakaan ini disengaja itu tidak benar.

“Saya tegaskan ini murni kecelakaan,” jelasnya.

BREAKING NEWS - Toyota Innova Seruduk 6 Karyawan Demo di Jalan Raya Malang-Surabaya

Terpisah, Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Dwi Nugroho memastikan penyebab kecelakaan maut di Jalan Raya Malang-Surabaya, depan perusahaan AMDK di Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan itu karena sopir mengantuk.

“Kalau memang ada yang masih menyebarkan fitnah dengan menyebutkan bahwa kecelakaan ini disengaja untuk mencederai buruh itu akan kami proses. Kami akan jerat dengan UU ITE tentang penyebaran berita bohong. Ini kami tegaskan, kecelakaan murni dan sopir mengaku mengantuk,” papar dia.

Nasib Tragis Pasutri di Malang Tewas Bersama di Rumahnya, Suami Gantung Diri, si Istri Minum Racun

Penulis: Galih Lintartika

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved