Tabrak 6 Motor dan Tewaskan 4 Orang, Murni Mengantuk, Sopir Negatif Konsumsi Narkoba

Satlantas Polres Pasuruan menetapkan pengemudi mobil Toyota Innova Nopol AG 1270 VI yang menabrak enam sepeda motor dan enam orang, Selasa

(Surya/Galih Lintartika)
Inilah kondisi mobil Innova yang tabrak enam orang di jalan Pasuruan 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Satlantas Polres Pasuruan menetapkan pengemudi mobil Toyota Innova Nopol AG 1270 VI yang menabrak enam sepeda motor dan enam orang, Selasa (10/3/2020) pagi sekitar pukul 01.30 wib sebagai tersangka.

Dia adalah SPW (32) warga Dusun Sumolawan, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. SPW ditetapkan sebagai tersangka karena kurang hati- hati dalam mengemudi dan menyebabkan empat orang meninggal dunia.

Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Dwi Nugroho memastikan penyebab kecelakaan maut di Jalan Raya Malang - Surabaya, depan perusahaan AMDK di Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan itu karena sopir mengantuk.

Dari hasil pemeriksaan, kata Kasat, pengemudi mobil Innova, SPW (32) warga Dusun Sumolawan, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto ini mengantuk. Berkali-kali, SPW mengaku mengantuk.

Untuk memastikannya, Kasat menyebut, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan tes urine. Hal itu dilakukannya untuk mengetahui apa SPW yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan maut ini ketergantungan obat terlarang.

Masa Lalu Pilu Kowad Anak Tukang Ojek, Dulu Dibully Tetangga, Kini Dipuji-puji Istri Jenderal

Aksi Curi Helm di Kampus Malang Terekam CCTV, Modus Pelaku Pura-pura Parkir Motor di Sebelah

Aksi Curanmor di Kota Malang Kian Marak, Motor Mahasiswi Raib di Tempat Kos

“Dia negative semuanya. Urinenya normal, tidak ada pengaruh narkoba atau zat lainnya. Jadi kami simpulkan, dia positif mengantuk sehingga laju mobilnya tidak stabil dan menabrak tenda dan motor,” tambah dia.

Sekadar diketahui, Satlantas Polres Pasuruan menetapkan pengemudi mobil Toyota Innova Nopol AG 1270 VI yang menabrak enam sepeda motor dan enam orang, Selasa (10/3/2020) pagi sekitar pukul 01.30 wib sebagai tersangka.

Dia adalah SPW (32) warga Dusun Sumolawan, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. SPW ditetapkan sebagai tersangka karena kurang hati- hati dalam mengemudi dan menyebabkan empat orang meninggal dunia.

Dalam kasus ini, Korps Bhayangkara menjerat SPW dengan Undang – undang No 22 Tahun 2009 pasal 310 ayat 4.

Sopir Jadi Tersangka

Dalam kasus ini, Korps Bhayangkara menjerat SPW dengan Undang – undang No 22 Tahun 2009 pasal 310 ayat 4. “Dalam mengemudi, tersangka tidak hati – hati dan akhirnya menyebabkan orang lain meninggal dunia,” kata Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Dwi Nugroho, Selasa (10/3/2020).

Kasatlantas menjelaskan, sudah A1, pengemudi mobil innova ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani serangkaian pemeriksaan. Memang, ada sejumlah alat bukti yang kuat untuk polisi menetapkannya sebagai tersangka.

“Ini sudah ditahan di sel tahanan Polres Pasuruan. Kami akan dalami untuk melengkapi kebutuhan pemberkasan,” tambahnya kepada Tribunjatim.com. (lih/Tribunjatim.com)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved