Disrupsi Teknologi Bisnis F&B, Mampu Bikin 'Kakkk, Ayam Geprek' Bertahan di Tengah Persaingan Ketat

Disrupsi Teknologi Bisnis F&B, Mampu Bikin Kakkk, Ayam Geprek!!! Bertahan di Tengah Persaingan Ketat.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Para peserta dan penari saat hadir dalam kegiatan diskusi edukasi “Peluang Bisnis 2020 dan Strategi Branding Multi Outlet” dalam A Cup of Moka (ACOM) di Surabaya. 

Disrupsi Teknologi Bisnis F&B, Mampu Bikin Kakkk, Ayam Geprek!!! Bertahan di Tengah Persaingan Ketat

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Di tengah persaingan yang ketat di bisnis Food and Baverage (F & B), pengusaha diminta kreatif untuk bisa bertahan.

Era disrupsi teknologi, bisa dimanfaatkan sebagai salah satu alat mempertahankan usaha sekaligus branding.

"Salah satunya adalah memanfaatkan teknologi. Tapi kami dalam strategi branding Kakkk, Ayam Geprek!!!, selalu menyelipkan inovasi, agar berkelanjutan dan tidak menjadi tren semata," kata Ferry Setiawan, salah satu pemilik usaha "Kakkk, Ayam Geprek!!!", saat tampil dalam diskusi edukatif “Peluang Bisnis 2020 dan Strategi Branding Multi Outlet” dalam A Cup of Moka (ACOM) di Surabaya, Jumat (13/3/2020).

Reaksi Siwon Diajak Raffi Ahmad Bisnis Bareng, Tertawa Sambil Tutup Muka, Suami Nagita: Aku Investor

Lucinta Luna Dipenjara, Nasib Bisnis Pacar Abash Memperhatinkan, Sepi dan Kaca Warung Ditutup Koran

Pada kegiatan yang digelar oleh Moka, startup penyedia layanan teknologi kasir digital Indonesia itu, Ferry membeberkan rahasia dapurnya terkait branding.

Pertama, setiap bisnis harus memiliki kekuatan dan value-nya masing-masing, tidak hanya meniru, tetapi harus memiliki value pembeda yang menjadi kekuatan dalam sebuah bisnis.

Dalam usahanya, ayam geprek dari Kakkk, Ayam Geprek!!! ditumbuk dengan lumpang dan alu, hal ini menjadi pembeda dari brand lain.

Lalu, yang kedua, Ferry mengatakan bahwa inovasi adalah sesuatu yang mutlak yang harus dilakukan setiap pelaku bisnis. Ia mengatakan, inovasi tidak hanya datang dari produk, tetapi bisa dari setiap aspek dalam sebuah usaha. “Always make your brand alive,” ungkap Ferry.

Ia mengingatkan untuk selalu peka terhadap tren yang sedang terjadi di masyarakat untuk berinovasi dan menghidupkan sebuah bisnis.

Ketiga, Ferry mengajak bisnis untuk tidak hanya mencari keuntungan semata. Bisnis yang akan bertahan lama harus memiliki dampak baik terhadap sosial dan masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved